Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang terjadi sejak Selasa (18/12) sore hingga malam telah menyebabkan sebuah pohon besar berada di Kampung Cireundeu, Desa Mangungjaya, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat roboh melintang di Jalur lintas selatan.
Kejadian itu terjadi sekitar pukul 20.23 WIB malam dan tidak menimbulkan korban jiwa. Akan tetapi arus kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung mengalami kemacetan panjang.
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Ria Supriana, tingginya intensitas hujan sekarang ini masih terjadi di setiap daerah. Untuk itu, BPBD terus melakukan upaya monitoring agar penduduk tetap waspada.
"Namun pohon tumbang yang terjadi sejak tadi malam memang kondisinya sangat besar, dan petugas juga kesulitan untuk memotongnya meski berbagai cara telah berhasil dilakukan," kata Ria, Rabu (19/12).
Ria mengatakan pohon tumbang yang terjadi sejak malam memang membuat kondisi Jalan di lintas selatan, Jawa Barat tersebut selama itu mengalami kemacetan panjang berada di dua jalur antar Tasikmalaya menuju Bandung dan Bandung melalui Tasikmalaya arah Jawa Tengah.
Baca juga: Polres Cianjur Siapkan 12 Pospam dan 6 Pos Pelayanan Amankan Nataru
Menurutnya jalan baru dibuka kembali pada pukul 23.45 WIB setelah tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri dibantu masyarakat telah berhasil membersihkan lokasi tersebut.
"Kami dari BPBD terus berupaya melakukan berbagai langkah agar kendaraan berada di Jalur lintas selatan Jawa Barat bisa kembali dilalui kendaraan kembali. Sekarang ini Jalan lintas selatan kembali normal usai petugas membersihkan berbagai dahan yang berserakan di Jalan meski kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa tapi petugas masih tetap siaga," ujarnya.
Menurutnya, petugas juga sekang melakukan upaya pembukaan jalan baru berada 50 meter bersama tim gabungan mulai dari TNI, Polisi, relawan dan masyarakat setelah jalan lama tergerus tanah longsor di Desa Sukasari dan Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang. Kondisi jalan yang menghubungkan antar dua Desa tersebut telah tertimbun tanah longsor dengan panjang 50 meter dan lebar 20 meter.
"Kegiatan bersama melalui gotong-royong itu akan membuka akses jalan baru yang selama itu terisolasi setelah terputus tertimbun longsor, katanya.
Menurut Ria, saat ini tim gabungan berupaya agar jalan desa tersebut kembali dilalui kendaraan meskipun dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Meski demikian, areal lahan pertanian yang dimiliki para petani mengalami kerusakan setelah tertimbun longsoran. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved