Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Selama Nataru, Dua Anjing Pelacak Amankan Stasiun Kereta Api

Ardi Teristi Hardi
19/12/2018 11:05
Selama Nataru, Dua Anjing Pelacak Amankan Stasiun Kereta Api
(ANTARA)

PT KAI Daop 6 menggelar apel pasukan menghadapi angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru). Wakil Kepala Daop 6 Yogyakarta, Nathan M Siahaan menjelaskan, apel pasukan tersebut diikuti oleh jajaran PT KAI,TNI, Polri, dan Pemda DIY.

"PT Kereta Api, TNI, Polri, dan Pemda DIY ikut menyukseskan angkutan Nataru. KAI sebagai penyedia jasa kereta api berharap perjalanan kereta api zero accident, aman, lancar, terkendali, dan dapat melayani pengguna kereta api dengan baik," kata Nathan usai gelar pasukan, Rabu (19/12) pagi.

Total ada 500 personel dari internal PT KAI Daop 6 dan 500 personel dari eksternal PT KAI yang akan mengamankan perjalanan kereta api selama Nataru. 

Masa Angkutan Nataru akan dimulai 20 Desember 2018 sampai 6 Januari 2019 dan bisa diperpanjang jika dibutuhkan.

Pengamanan dilakukan mulai dari stasiun dan lingkungan stasiun, kereta api, hingga area perjalanan kereta api. Di stasiun selama masa angkutan Nataru dibangun Posko TNI-Polri dengan pengamanan terbuka dan tertutup.

 

Baca juga: Jelang Nataru, Harga Kebutuhan Pokok di Batam Naik

 

Pihak kepolisian mengerahkan K9 di stasiun untuk mengantisipasi barang-barang yang dilarang dan membahayakan, seperti bahan peledak dan narkotik dan obat terlarang. Selain itu, di stasiun juga akan dipasang Metal detektor.

Kanit Satwa Direktorat Sabhara, Polda DIY, Ajun Komisaris Adi Purnomo,  mengatakan pihaknya menyiapkan dua jenis anjing pelacak. Anjing jenis Belgian Malinois merupakan spesialis bahan peledak dan anjing Labrador merupakan spesialis Narkoba.

"Kami memiliki 18 anjing pelacak yang terlatih," kata dia. Anjing tersebut bisa mencium barang yang mencurigakan hingga jarak 1 kilometer," kata dia. 

Anjing pelacak akan ditugaskan di stasiun selama masa angkutan Nataru, dari 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya