Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Pemkab Cianjur Gandeng Bulog Antisipasi Tersendatnya Pasokan Beras

Benny Bastiandy
18/12/2018 14:35
Pemkab Cianjur Gandeng Bulog Antisipasi Tersendatnya Pasokan Beras
(MI/BENNY BASTIANDY)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, berkoordinasi dengan Bulog Subdivre Cianjur sebagai upaya mengantisipasi kemungkinan terburuk tersendatnya pasokan komoditas beras akibat kondisi cuaca. Jika terjadi hal-hal tak diinginkan, Bulog siap melaksanakan operasi pasar.

"Kita sudah kooordinasi dengan Bulog. Mereka sudah menyiapkan pasokan melalui operasi pasar kalau misalnya terjadi force majeur," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Cianjur, Yana Kamaludin, Selasa (18/12).

Sejauh ini harga komoditas beras di sejumlah pasar di Kabupaten Cianjur masih relatif normal. Di Pasar Induk Cianjur Pasirhayam misalnya, pekan ini harga komoditas beras medium II di kisaran Rp10 ribu per kg dan beras premium di kisaran Rp10.500 per kg.  Relatif normalnya harga beras saat ini setidaknya mengindikasikan pasokan dan persediaan dalam kondisi normal.

"Kalau hasil keterangan dari sejumlah pedagang, insya Allah barang ini (beras) akan cukup. Bahkan untuk daging sapi, persediaannya mencukupi hingga Puasa nanti," ujarnya.

 

Baca juga: Di-endorse Kosmetik Ilegal, Pedangdut Nella Kharisma Penuhi Panggilan Polda Jatim 

 

Yana menyebutkan sektor perdagangan unggulan dari Kabupaten Cianjur masih didominasi pertanian. Satu di antaranya komoditas beras yang banyak dipasok ke luar daerah.

"Komoditas beras masih jadi unggulan sektor perdagangan. Komoditasnya banyak dikirim ke luar daerah," terang Yana.

Secara umum harga berbagai komoditas kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur rata-rata terpantau stabil. Harga telur ayam yang saat ini di kisaran Rp26 ribu per kg, menurut Yana, masih terbilang normal.

"Kami pantau harga-harga di Pasar Induk Cianjur dan Pasar Muka. Sejauh ini masih harga masih stabil," tandasnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya