Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Satuan Tugas Pangan Polres Cianjur, Jawa Barat, bersama organisasi perangkat daerah (OPD) teknis setempat, melakukan sidak harga dan pasokan komoditas kebutuhan pokok masyarakat ke sejumlah pasar menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, Senin (17/12).
Hasil pemantauan, hingga kini harga, pasokan, maupun persediaan beragam komoditas masyarakat masih relatif stabil.
"Kami dari Polres beserta Tim Satgas Pangan mengecek harga dan pasokan komoditas kebutuhan pokok masyarakat. Sejauh ini masih stabil," kata
Wakapolres Cianjur, Komisaris Yanna Nurhandiana, kepada wartawan di sela sidak di Pasar Induk Cianjur Pasirhayam, Senin (17/12).
Berdasarkan data di UPT Pasar Induk Cianjur Pasirhayam, pekan ini harga komoditas beras medium II di kisaran Rp10 ribu per kg dan beras premium di kisaran Rp10.500 per kg.
Harga komoditas daging sapi masih di kisaran Rp110 ribu per kg, daging ayam broiler di kisaran Rp36 ribu per kg, dan telur ayam Rp26 ribu per kg.
Pada komoditas sayuran, harga cabai merah tanjung dan cabai merah TW pekan ini terpantau naik. Pekan ini harga cabai merah tanjung di kisaran Rp40 ribu per kg dari sebelumnya Rp35 ribu per kg dan cabai merah TW semula Rp25 ribu naik jadi Rp28 ribu per kg.
Sementara cabai merah keriting stabil di kisaran Rp20 ribu per kg, cabai rawit hijau di kisaran Rp18 ribu per kg, dan cabai rawit merah di kisaran Rp24 ribu per kg.
"Untuk harga dan pasokan, sejauh ini insya Allah tidak ada kendala selama Natal dan Tahun Baru 2019," tegasnya.
Ia menyebutkan dari hasil sidak di Pasar Induk Cianjur Pasirhayam, ada sejumlah pedagang yang mengeluh kerap berfluktuasinya harga telur ayam yang cenderung naik. Namun Yanna mengatakan kondisi tersebut tidak terlalu menimbulkan gejolak di lapangan.
"(Harga) telur memang ada penaikan. Tapi insya Allah ke depan bisa diatasi," ucapnya.
Baca juga: Tiga Pejabat Eselon II Provinsi Aceh dihadirkan di sidang Irwandi Yusuf
Ia pun mengingatkan kepada para pedagang maupun distributor dan agen agar tidak memainkan harga di saat permintaan masyarakat tinggi. Sebab, Polres Cianjur akan memproses hukum siapapun yang kedapatan menjadi spekulan.
"Kami ada tindak tegas dan memproses hukum lebih lanjut," tuturnya.
Karena itu, lanjut dia, pemantauan harga, pasokan, dan persediaan komoditas kebutuhan masyarakat akan terus dilakukan berkesinambungan. Dengan demikian, nantinya tidak ada oknum-oknum spekulan yang bermain harga dan dostribusi.
"Ini akan kita terus pantau hingga menjelang Natal dan Tahun Baru 2019. Meskipun sekarang harga masih relatif stabil, tetapi kami terus pantau," jelasnya.
Yanna pun mengimbau agar masyarakat cerdas memilih dan memilih berbagai komoditas yang akan dikonsumsi. Imbauan itu menyusul digerebeknya tempat produksi mi berformalin beberapa hari lalu di Kampung Gelar, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur.
"Selain di sini (Pasar Induk Cianjur Pasirhayam), kami juga cek harga dan persediaan komoditas kebutuhan bahan pokok di Pasar Muka (Ramayana)," pungkasnya.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Cianjur, Yana Kamaludin, mengatakan menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 tidak terpantau gejolak harga yang signifikan. Namun diperlukan partisipasi semua komponen menjaga stabilitas harga dari mulai hulu hingga ke hilir.
"Tadi kita pantau bersama-sama di lapangan, soal harga menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 tidak ada gejolak. Tapi kami akan terus pantau dari mulai hulu hingga ke hilir," pungkasnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved