STOK pupuk bersubsidi di gudang PT Pupuk Petrokimia di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih melimpah karena belum terserap petani. Sampai 31 Oktober 2015, sisa kuota pupuk bersubsidi 2015 sebanyak 242.840 ton.
Ribun ton pupuk tersebut tersimpan di enam gudang yakni Kupang, Ende, Labuan Bajo 1 dan Labuan Bajo 2 di Kabupaten Manggarai Barat, Reo di Kabupaten Manggarai, Atambua di Kabupaten Belu, dan Larantuka di Kabupaten Flores Timur.
Sales Supervisor PT Petrokimia Gresik Wilayah NTT Nur Wahyudi yang dihubungi, Jumat (13/11), menyebutkan pihaknya masih menunggu Surat Keputusan (SK) Kementerian Pertanian untuk menyalurkan pupuk bersubsidi 2016.
"Distribusi pupuk bersubsidi tahun ini belum 100 persen. Kami masih menunggu permintaan dari kelompok tani," ujarnya.
Distribusi pupuk belum 100 persen diduga banyak lahan pertanian tidak ditanami akibat kekeringan tahun ini. Namun pupuk tersebut tetap disalurkan ke petani sesuai permintaan.
Adapun pupuk bersubsidi yang sudah disalurkan kepada petani di 22 kabupaten dan kot sejak Januari-Oktober 2015 jauh dibawah stok di gudang yakni 20.796 ton, terdiri dari ZA berjumlh 2.014 ton, SP 36 sebanyak 3.871 ton, Phonska 10.653 ton, dan Petrognik 4.258 ton. (Q-1)