Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGARAN bantuan bencana Provinsi Jawa Tengah tidak berubah, namun anggaran penanganan bencana justru meningkat setiap tahunnya. Hal itu karena Pemrov Jateng tetap fokus dan serius dalam masalah ini.
"Anggaran yang disiapkan untuk bantuan kebencanaan tetap dan tidak ada perubahan dari tahun 2018 hingga pada tahun 2019 mendatang," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada Media Indonesia Minggu (16/12).
Mengingat Jawa Tengah adalah swalayan bencana, lanjut Ganjar, Pemerintah Provinsi Jateng tetap fokus dan serius dalam masalah kebencanaan ini. Baik dari mulai antisipasi hingga penanganan bencana seperti banjir, tanah longsor, angin ribut hingga gunung berapi.
Menyangkut anggaran bencana, ujar Ganjar Pranowo, secara teknis ditangani oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, baik itu mencakup pengelolaan maupun dalam pengendalian anggaran tersebut.
"Kita juga dapat suport dari dinas terkait dan instansi vertikal," tambahnya.
Baca juga: Longsor Tebing Tutup Akses Jalan Antardesa di Lembang
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Sarwa Pramana, secara terpisah mengatakan tidak ada pemangkasan anggaran penanganan bencana di Jateng. Menurutnya yang terjadi anggaran tersebut malah naik dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Jumlah anggaran penanganan bencana, kata Sarwa, yang bersumber dari APBD Jateng pada tahun 2017 Rp21 miliar naik pada tahun 2018 yang mencapai Rp38 miliar.
"Anggaran ini belum termasuk dana bantuan tidak terduga (BTT) yang juga naik hingga Rp45 miliar," ujarnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved