Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Longsor Tebing Tutup Akses Jalan Antardesa di Lembang

Depi Gunawan
16/12/2018 11:40
Longsor Tebing Tutup Akses Jalan Antardesa di Lembang
(MI/Depi Gunawan)

JALAN penghubung antardesa di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat tertimbun longsor sehingga menyebabkan akses warga sempat terputus dan harus mencari jalan lain sejauh 5 kilometer.

Longsor yang menimbun Jalan Ciputri di Kampung Sukarame, Desa Langensari itu terjadi pada Sabtu (15/12) sekitar jam 18.00 WIB. Pascahujan, puluhan warga di dua desa dibantu relawan serta TNI berinisiatif menyingkirkan material tanah yang menimbun jalan meski terkendala peralatan dan minimnya penerangan.

Kasi Trantib Kecamatan Lembang, Amas mengatakan longsor tebing setinggi 10 meter dan panjang 10 meter ini terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Lembang sepanjang Sabtu.

"Hujan cukup tinggi, ditambah, di atas tebing tidak ada pepohonan yang mampu menahan resapan air. Memang, lokasi di sini adalah langganan longsor setiap kali musim hujan," katanya, Minggu (16/12) pagi.

 

Baca juga: Longsor di Tobasa, Sembilan Warga Meninggal

 

Amas menyatakan, material longsor yang menutup jalan setinggi 2 meter segera disingkirkan, lantaran jalan ini merupakan satu-satunya akses terdekat dari dan ke beberapa desa, dan sangat vital sebagai jalur alternatif menuju ke objek wisata jika di jalur utama Lembang terjadi kemacetan.

"Jalan ini menghubungkan tiga desa, yakni Desa Langensari, Wangunharja dan Cikidang. Selain itu, jalan ini juga sebagai jalur alternatif kendaraan para wisatawan," tuturnya.

Warga berupaya membuka jalan dengan alat seadanya, seperti cangkul dan sekop karena alat berat sangat sulit menjangkau lokasi. Bahkan, warga berinsiatif membakar ban sebagai alat penerangan karena kondisi di lokasi sangat gelap.

Dia menyatakan, jalan kembali bisa dilalui kendaraan setelah semua material longsor disingkirkan. Agar aman dilalui kendaraan, Amas mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemadam kebakaran agar sisa material longsor bisa langsung dibersihkan.

"Alhamdulillah, hingga pembersihan jalan pada tengah malam tadi, kami tidak menemukan korban yang tertimbun longsor," bebernya.

Dia meminta warga meningkatkan kewaspadaan karena Lembang termasuk ke dalam wilayah rawan longsor, terlebih di saat musim libur panjang seperti sekarang. 

"Dalam catatan kami, sepekan ini sudah terjadi dua kali longsor di Lembang. Untuk itu, kami imbau warga lebih meningkatkan kewaspadaan saat turun hujan," lanjutnya. (OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya