Angin Beliung Terjang Tiga Kecamatan di Bojonegoro
M Yakub
12/11/2015 00:00
(AP/Ilustrasi)
UNTUK kesekian kalinya, angin beliung menerjang tiga wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jatim, Rabu (11/11) petang. Terjangan angin kencang ini, merobohkan dua rumah dan merusak 87 unit rumah lainnya.
Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian ini. Sedangkan, kerugian materi masih dalam pendataan.
Ketiga wilayah kecamatan yang dilanda angin beliung meliputi Kepohbaru, Temayang, dan Margomulyo. Dua bangunan rumah yang roboh itu milik Wakijan warga Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru dan Samidi, warga RT.03/RW.08 Desa Meduri Kecamatan Margomulyo.
"Ya, tiga kecamatan dilanda angin beliung," ungkap Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro, Sukirno kepada Media Indonesia, Kamis (12/11).
Menurut dia, terjangan angin beliung pada Rabu petang itu telah melanda tiga kecamatan. Yakni di Kecamatan Kepohbaru, Temayang, dan Margomulyo. Untuk di Kecamatan Kepohbaru, kata dia, angin merobohkan bangunan rumah pengilinggan padi milik Wakijan, di Desa Nglumber. Selain itu, atap gedung SMA Darul Ulum di Desa Nglumber juga rusak diterjang angina kencang. Tidak hanya itu, reruntuhan bangunan itu juga merusak 8 unit kendaraan bermotor yang saat bencana berlangsung sedang berteduh di bawahnnya. Dikatakan, di Desa Brangkal, kecamatan sama terjangan angin juga membuat empat rumah rusak berat, 11 sedang, dan 48 rumah lainnya rusak ringan.
Sedangkan, di Desa Buntalan, Kecamatan Temayang bencana serupa juga mengakibatkan 22 unit rumah rusak ringan. Adapun di Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, sebuah rumah roboh hingga rata dengan tanah akibat diterjang angina.
"Rumah milik Samidi yang ada di RT03/RW08 itu, hancur setelah tertimpa pohon tumbang. Untungnya, tidak ada korban jiwa," jelasnya.
Hingga saat ini, tim tangap darurat bersama petugas terkait masih terus melakukan pendataan di tiga kecamatan terdampak sehingga, kerugian materi akibat bencana tersebut belum diketahui. "Juga termasuk kerugian akibat angin beliung awal pekan lalu. Data masih dilakukan ditingkat kecamatan," pungkasnya.
Sebelumnya, terjangan angin beliung melanda 2 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Senin (9/11) petang. Akibat kejadian ini, dua bangunan roboh dan diperkirakan puluhan rumah warga rusak. Terjangan angin juga sempat melumpuhkan jalur lalulintas yang menghubungkan kawasan Bojonegoro-Kabupaten Nganjuk.
Ini setelah sejumlah pohon tumbang akibat diterjang angin. Belum diketahui secara persis berapa kerugian materi akibat kejadian yang melanda dua kecamatan itu. Sebab, hingga Selasa (10/11) pagi, pihak Kantor BPBD setempat masih terus melakukan pendataan. Dua wilayah yang dilanda angin beliung itu adalah Kecamatan Dander dan Kedungadem.(Q-1)