Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Banyumas Bentuk Posko Kewaspadaan Bancana

Liliek Dharmawan
12/11/2015 00:00
Banyumas Bentuk Posko Kewaspadaan Bancana
(Dik MI)
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) mendirikan tiga posko utama kewaspadaan bencana banjir, longsor dan angin puting beliung. Pembentukan tiga posko utama itu dilakukan setelah hujan deras mengguyur Banyumas dalam sepekan terakhir.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Banyumas Prasetyo Budi Widodo mengatakan tiga posko  kewaspadaan dibangun di tiga titik yakni di wilayah barat di Kecamatan Lumbir, di wilayah timur di Kecamatan Sumpiuh dan di posko induk Kantor BPBD Banyumas di Purwokerto.

"Ketiga posko ini akan melakukan pemantauan bencana banjir, longsor dan angin puting beliung. Sebab, saat ini musim penghujan sudah mulai tiba," kata Prasetyo, hari ini.

Menurutnya, BPBD telah menyiapkan tim reaksi cepat (TRC) yang sewaktu-waktu siap diturunkan ke lapangan. "TRC bersiaga selama 24 jam dan siap untuk turun ke lokasi yang dilanda bencana. Demikian juga dengan operasional posko dilaksanakan 24 jam nonstop. Petugas akan memantau secara bergantian," ujarnya.

Pada bagian lain, Prasetyo meminta warga agar waspada terhadap bencana longsor, banjir dan angin puting beliung terutama pada wilayah-wilayah yang rawan. "Kami telah memetakan kalau ada 18 kecamatan di Banyumas yang rawan bencana baik banjir, longsor dan angin puting beliung. Saat sekarang yang paling perlu diwaspadai adalah longsor, sebab setelah kemarau panjang dimungkinkan ada tanah yang retak-retak, sehingga begitu hujan deras turun, maka rekahan tanah terisi air dan dapat menimbulkan longsor," tambahnya. (Q-1)






Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya