Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengatakan situasi Gunung Merapi di Kaliurang, Yogyakarta dalam kondisi aman. Ia pun menekankan bahwa kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) selama Natal 2018 dan tahun baru 2019 (Nataru) tersedia bahkan akan ditambah.
"Saya mengimbau, untuk Natal dan tahun baru ini jangan khawatir untuk berkunjung ke Yogya, karena kalau yang kita amati mestinya tidak ada erupsi besar, mungkin guguran lava, itu biasa. Jadi tetap aman. Kondisi alat pemantauan juga bagus. Pengamatan Merapi itu dilakukan dari berbagai tempat, ini (Pos Pengamatan Kaliurang) salah satu yang paling lengkap" terang Jonan dalam keterangan resmi, Kamis (13/12).
Gunung Merapi ini terletak pada ketinggian 2.913 meter, secara administratif masuk pada perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta. Tingkat aktivitas Gunung Merapi saat ini dengan status Waspada (Level 2).
Menurut Jonan, pemantauan aktivitas gunung ini melalui 5 pos yaitu di Kaliurang, Ngepos, Babadan, Jrakah dan Pos Pengamatan Selo. Fungsi utama pos adalah pemantauan visual, sebagai penghubung sistem pemantauan dan koordinasi dengan pemangku kepentingan setempat.
Tiap Pos Pengamatan dilengkapi peralatan standar yang dioperasikan petugas pengamat yaitu EDM, Kamera DSLR dan CCTV, Teropong, serta sensor cuaca. Di Pos Babadan dan Jrakah dilengkapi dengan pemantauan flux SO2 dari kawah.
Selain itu Pos Pengamatan juga difungsikan untuk penempatan sensor - sensor seperti Seismic, Tiltmeter, GPS dan sensor cuaca. Untuk sarana komunikasi dan penyebaran informasi Pos Pengamatan dilengkapi dengan jaringan wifi baik intranet maupun internet dan radio komunikasi.
Baca juga: PT KAI Siap Angkut 5,3 Juta Penumpang Saat Masa Angkutan Nataru
Jonan juga menjelaskan pemerintah akan menambah pasokan BBM agar masyakarat dapat berlibur dengan nyaman. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Penambahan volume BBM tersebut akan difokuskan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada jalur yang biasa dilalui masyarakat untuk berlibur, pintu masuk dan keluar jalan tol serta daerah tujuan wisata.
"Mungkin kalau selama periode Natal dan Tahun Baru, berdasarkan tahun lalu naiknya 7 hingga 8%. Sehingga pasokan akan ditambah. Wilayah yang volumenya naik biasanya fokusnya pintu masuk dan keluar jalan tol, sekarang tol Trans Jawa sudah selesai, volume BBM di pintu masuk dan keluarnya ditambah, kami yakin selama Natal dan Tahun Baru banyak orang bepergian melalui jalan Tol Trans Jawa," kata Jonan.
Menurut Jonan, pasokan BBM juga akan ditambah dia, di wilayah yang diprediksi akan dikunjungi atau dipadati wisatawan. Misalnya provinsi Yogyakarta atau Bali, pasti kunjungan wisatawannya akan banyak.
"Untuk lokasi wisata yang baru, Labuan Bajo misalnya, mungkin yang harus ditingkatkan pasok avtur, karena frekuensi penerbangannya akan bertambah. Jadi biasanya tempat wisata dan jalur tol," pungkas Jonan. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved