Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Kereta Api Indonesia (KAI) siap untuk mengangkut sebanyak 5,3 juta penumpang pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 (Nataru) mendatang. Jumlah penumpang tersebut naik 4% jika dibandingkan dengan pada masa angkutan Nataru tahun sebelumnya.
Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan pihaknya siap untuk mengangkut 5,3 juta penumpang pada masa angkutan Nataru yang mulai berlangsung pada 20 Desember hingga 6 Januari 2019 mendatang.
"Penumpang mengalami kenaikan sekitar 4% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kami sudah menyiapkan tambahan KA untuk mengangkut kenaikan jumlah penumpang," kata Edi di sela-sela inspeksi di Stasiun Besar Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (12/12).
Menurut Edi, hingga sekarang jumlah tiket yang terjual telah mencapai 52%, sehingga tersisa 48%.
"Kami berharap, bagi masyarakat yang akan bepergian dengan menggunakan jasa angkutan KA pada masa angkutan Nataru, segera saja membeli tiket," ujarnya.
Dalam sidak yang dilakukan, Edi menyatakan bahwa pihaknya ingin memastikan seluruh petugas dan angkutan KA siap untuk melayani masa angkutan Nataru.
"Kami ingin memastikan semuanya siap untuk melayani masa angkutan Nataru. Seluruh petugas akan berada di lapangan supaya perjalanan KA aman, lancar dan terkendali," tegasnya.
Baca juga: Tingkat Keterisian Seat Sriwijaya Air Pangkalpinang Sudah 50%
Ia tidak menampik kalau ada sejumlah jalur KA yang rawan banjir, ambles maupun longsor. Oleh karena itu, PT KAI telah menyiapkan para petugas untuk melakukan pengawasan dan pemantauan di titik-titik rawan tersebut.
"Titik-titik rawan bencana itu akan disiapkan petugas, termasuk nantinya di perlintasan KA, termasuk yang tidak berpintu.
"Kami mengerahkan seluruh petugas untuk memastikan kelancaran perjalanan KA," tandasnya.
Sementara PT KAI Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto juga mulai mengantisipasi bencana banjir dan longsor khususnya pada masa angkutan Nataru.
Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto mengatakan menjelang angkutan Nataru, pihaknya telah mempersiapkan berbagai antisipasi, salah satunya adalah pemantauan daerah rawan bencana banjir dan longsor.
"Kami telah mendeteksi adanya 15 titik rwan banjir dan longsor. Olah karena itu, kami menyiapkan personel di wilayah-wilayah rawan bencana di sejumlah lokasi. Ada Tim Flying Gank atau unit reaksi cepat yang siap siaga bergerak ke lokasi apabila ada bencana.Persiapan lainnya menambah penjaga perlintasan KA ekstra di 11 lokasi yang dipandang ramai dan rawan," kata Supriyanto. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved