Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Jembatan Utama Jalan Padang - Bukittinggi Terputus

Yose Hendra
11/12/2018 14:20
Jembatan Utama Jalan Padang - Bukittinggi Terputus
(medcom)

JEMBATAN pada jalan utama Padang - Bukittinggi di Korong Pasa Usang, Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, ambruk, Senin (10/12) malam. Alhasil arus lalu lintas kendaraan di jalur terpadat di Sumbar itu, terpaksa dialihkan.

"Dampak dari ambruknya jembatan itu, arus lalu lintas jalan utama Padang - Bukittinggi tidak bisa dilewati oleh kendaraan bermotor roda 2 atau pun roda 10," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Rumainur, Selasa (11/12).

Jembatan itu merupakan jalur utama yang menghubungkan Padang - Bukittinggi via Padang Panjang. Diperkirakan ada puluhan ribu kendaraan lalu lalang setiap hari.

Pascaambruknya jembatan tersebut, perhubungan antara dua kota terbesar di Sumbar itu dialihkan ke jalur lain seperti Padang - Sicincin - Malalak, Bukittinggi. Kemudian Padang - Sitinjau Lauik - Solok - Padang Panjang - Bukittinggi. 

Dengan begitu, pengendara harus mengalokasikan waktu ekstra dibanding jalur utama itu.

Rumainur mengatakan tidak ada korban jiwa dari kejadian ambruknya jembatan itu. Terputusnya jembatan tersebut disinyalir akibat membesarnya volume air di sungai yang dipicu oleh hujan lebat sejak kemarin.

Hingga saat ini, belum ada tindakan otoritas untuk membuat jembatan darurat.

Tidak begitu jauh dari lokasi jembatan ambruk, longsor di Bukit Tambun Tulang Malibo Anai, Nagari Guguak, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, yang mengakibatkan badan jalan lintas yang sama, Padang - Bukittinggi, tertimbun material longsoran.

Lalu, bergeser sedikit ke arah Kota Padang Panjang, air terjun di Lembah Anai meluap yang di sebabkan oleh tingginya curah hujan.

Geser lagi ke arah Padang Panjang, pohon tumbang di jembatan dua. Hal itu membuat ruas jalan Padang - Bukittinggi via Padang Panjang semakin tidak bisa dilalui.

Kejadian di atas tidak menyebabkan ada korban jiwa. Tindakan yang dilakukan oleh BPBD, sebagaimana dikatakan Rumainur, Pusdalops PB & Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Padang Pariaman dan BPBD daerah terlait, telah di lokasi kejadian untuk melakukan pendataan dan pemotongan pohon serta pembersihan material longsoran.

 

Baca juga: Jembatan Putus, Dishub Sumbar Rekomendasi Padang-Pekanbaru via Solok

 

Saat bersamaan, jelasnya, kejadian longsor dan banjir terjadi juga di Kabupaten Agam, Kota Pariaman, dan Kabupaten Tanah Datar.

Hingga saat ini, untuk banjir telah surut. Namun untuk longsor, tim gabungan dibantu masyarakat masih membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan.

"Material longsor menutupi badan jalan di Jorong Simpang Ladang Ateh, Jorong  Palupuah, Nagari Pasia Laweh sebanyak 3 titik, mengakibatkan terjebaknya 3 unit mobil (Fuso, Pajero dan L300) dan 1 unit sepeda motor antara reruntuhan material longsor," ungkap Rumainur.

Untuk beberapa kejadian bencana ini, korban jiwa dilaporkan oleh BPBD nihil. Ada pun tindakan yang dilakukan adalah, untuk bencana tanah longsor di Kecamatan Palupuah BPBD Kab Agam berkoordinasi sengan pemerintah kecamatan dan nagari untuk melakukan pendataan.

Sementara untuk pembersihan material longsor, BPBD dan pemerintah kecamatan sudah berkoordinasi dengan Balai PU Wilayah V.

"Untuk saat sekarang ini alat berat sudah menuju lokasi," tukas Rumainur.

Sementara di Kota Pariaman terjadi banjir di desa Pungguang Ladiang, Kecamatan Pariaman Selatan. Banjir menggenangi rumah masyarakat sekitar ± 50 Unit dengan ketinggian air ± 1 meter.

"Untuk korban jiwa nihil, sedangkan tindakan yang sudah dilakukan, tim dari BPBD Kota Pariaman dibantu masyarakat dan TNI Polri sedang melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terdampak," terang Rumainur. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya