Kamis 22 November 2018, 15:55 WIB

Dua Ibu Rumah Tangga Edarkan 5.097 Ekstasi

Dwi Apriyani | Nusantara
Dua Ibu Rumah Tangga Edarkan 5.097 Ekstasi

MI/Dwi Apriyani

 

DUA ibu rumah tangga yakni Inzana, 36, dan Iin Nurul Hidayah, 43, diamankan Kepolisian Resor Kota Palembang. Keduanya diketahui terlibat dalam mengedarkan narkoba jenis ekstasi sebanyak 5.097 butir di Kota Palembang. 

Barang haram ini rencananya akan diedarkan menjelang pergantian tahun nanti.

Dari tangan Iin petugas mendapatkan pil ekstasi sebanyak 597 butir dan Inzana didapati pil ekstasi sebanyak 4.500 butir. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, petugas Satres Narkoba Polresta Palembang membawa kedua IRT ke Mapolresta Palembang.

"Kita berhasil mengamankan keduanya dikediaman masing-masing, pil ekstasi sebanyak 5.097 ini rencananya akan diedarkan keduanya pada pergantian tahun baru," ujar Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono SIK didampingi Kasat Narkoba Kompol Akmad Akbar saat gelar perkara dan barang bukti di aula Mapolresta Palembang, Kamis (22/11).

Dikatakan Wahyu, tertangkap dua IRT ini berawal dari adanya laporan masyarakat yang resah akan peredaran narkoba di tempat tersebut. Karena mendapati laporan tersebut pihaknya langsung melakukan pengintaian dan penyelidikan hingga berhasil mengamankan keduanya.

"Awalnya kita mengamankan IN pada Senin (19/11) dan kemudian mengamankan IZ," ungkapnya.

Selain mengamankan 5.097 pil ekstasi dari kedua tersangka, pihaknya juga berhasil mengamankan satu ponsel dari kediaman IN dan satu buah timbangan digital dari kediaman IZ yang saat itu sedang digantung di gantungan baju.

 

Baca juga: Pascaaksi Teror, Lamongan Berlakukan Wajib Lapor bagi Tamu

 

Dari pengakuan tersangka IN, kata dia, ekstasi itu ia dapatkan dari OA yang saat ini sedang menjalani masa hukuman di Lapas Palembang. 

"Kita akan berkoordinasi dengan pihak Lapas untuk mencari kebenarannya," ujarnya.

Saat ini keduanya sudah mendekam di sel tahanan sementara Mapolresta Palembang. 

"Atas ulahnya, keduanya akan kita jerat dengan undang-undang Republik Indonesia No 35 tahun 2009 tentang Narkotika pasal 112 dan 114 dengan hukuman ancaman 20 tahun pidana dan hukuman mati," tandasnya. (OL-3)

Baca Juga

MI/HO

Dirkrimsus Polda Kaltara Apresiasi Vonis Briptu Hasbudi

👤Mediaindonesia..com 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 13:57 WIB
Briptu Hasbudi divonis tiga tahun penjara dan denda sebesar Rp2 miliar subsider 6 bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN)...
MI/Mota

Perajin Tahu di Bandung Keluhkan Kenaikan Harga Kedelai

👤Naviandri 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 13:55 WIB
PERAJIN tahu yang ada di Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), mengeluhkan naiknya harga kacang kedelai. Kenaikan bahan pokok utama untuk...
dok.ist

DPRD Keerom: Pembiaran Kasus Korupsi di Papua Pengaruhi Proses Pembinaan Politik

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 13:20 WIB
KETUA Komisi C DPRD Keerom Bonefasius A. Muenda mengatakan, keresahan masyarakat yang terjadi hari ini erat kaitannya dengan keresahan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya