Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN orang tumpah ruah di lapangan Sendang Plampeyan, Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, Jumat (26/10). Mereka datang di tempat tersebut, untuk ngalap berkah kue apem yaqowiyu yang disebar seusai salat Jumat.
Sebar kue apem pada puncak acara perayaan yaqowiyu di Jatinom adalah tradisi budaya warisan Ki Ageng Gribig. Acara sebar apem tersebut dihadiri Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Gubernur Ganjar Pranowo, dan Bupati Sri Mulyani.
Selepas salat Jumat, sebar kue apem dimulai dengan diawali pelemparan apem ke pengunjung oleh Menperin, Gubernur, dan Bupati Klaten. Setelah itu, sebar apem dilanjutkan panitia dari dua menara. Sebanyak 5,5 ton apem yang disebar di Lapangan Sendang Plampeyan.
Camat Jatinom, Sip Anwar, mengatakan apem 5,5 ton itu sumbangan instansi pemerintah dan desa, serta warga di Kecamatan Jatinom. "Apem yang disebar pada perayaan yaqowiyu tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya," jelasnya di kantor Kecamatan Jatinom.
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakankan tradisi budaya sebar apem yaqowiyu di Bulan Sapar itu perlu dilestarikan. "Tradisi budaya itu perlu dilestarikan. Pun acara ini sebagai ajang silaturahim akbar keluarga Klaten," ujar trah Jatinom tersebut.
Gubernur Ganjar Pranowo menilai perayaan yaqowiyu melalui pendekatan budaya itu sangat menarik. Oleh karena itu amat perlu dilestarikan dan dikembangkan.
"Saya doakan seluruh pengunjung perayaan yaqowiyu di Jatinom diberikan kesehatan, keselamatan, dan rezeki banyak," pungkasnya.
Salah satu pengunjung, Slamet, 48, asal Wonogiri, mengaku datang di perayaan yaqowiyu untuk ngalap berkah apem Ki Ageng Gribig. "Ya, kami tiap tahun datang di acara perayaan yaqowiyu di Jatinom," ungkapnya. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved