Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

4.000 Pemilih Pemula Tasikmalaya belum Rekam KTP-E

Kristiadi
26/10/2018 16:45
4.000 Pemilih Pemula Tasikmalaya belum Rekam KTP-E
(ANTARA)

DINAS Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. secara bertahap akan menyelesaikan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik bagi pemilih pemula yang memasuki usia 17 tahun. Hal itu sekaligus untuk memenuhi hak pilih mereka dalam Pemilu 2019.

Perekaman dipastikan akan selesai pada akhir 2018, dengan catatan semua petugas dibantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan jemput bola bola di setiap sekolah.

"Petugas berupaya menyelesaikan KTP elektronik bagi pemilih pemula karena sekarang ini masih banyak yang belum memilikinya. Jumlahnya 4.000 orang, tetapi mereka paling banyak di luar Kota Tasikmalaya dan lainnya juga ada sebagian telah bekerja," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tasikmalaya, Imih Misbahul Munir, Jumat (26/10).

Imih meminta kesadaran pemilih pemula yang tinggal di luar Kota Tasikmalaya untuk mendatangi Disdukcapil dan melakukan perekaman data KTP-E. Adapun untuk pelajar yang sudah berusia 17 tahun bisa mendapat perlakuan khusus.

"Kami akan tetap berupaya melakukan langkah terbaik dengan mendatangi setiap sekolah agar pelajar yang sudah berusia 17 tahun bisa perekaman dan tentunya ini sebagai langkah. Dari langkah jemput bola tersebut nantinya mereka bisa mendapatkan suara pada pesta demokrasi lima tahunan," ujar Imih.

Imih mengatakan petugas sekarang ini masih terus berupaya menyelesaikan perekaman KTP maupun pencetakannya untuk masyarakat yang belum memilikinya.

Antrean pencetakan KTP-E saat ini mencapai 11.720 orang dengan ketersediaan blangko yang kian menipis. Meski begitu, pihaknya telah mengajukan permintaan tambahan blangko ke pemerintah pusat.

Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya Ijang Jamaludin mengatakan pihaknya akan terus mengawal terutama terhadap masyarakat yang selama ini belum memiliki KTP-E maupun belum masuk Daftar Pemilih Tetap. Sebelumnya pun masih ditemukan banyak data ganda di setiap kecamatan dna kini tengah dibenahi berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya.

"MenJelang pemilihan umum Legislatif dan Presiden 2019, Bawaslu selama ini telah menemukan DPT ganda sejumlah 1.302 jiwa. Sebelumnya telah diajukan 400 orang tapi pemilih ganda masih ditemukan,"

Meskipun selama ini belum ada laporan, terutama dari partai politik, terkait temuan DPT ganda tersebut, Bawaslu tetap mengawal koreksinya di tiap kantor kelurahan, kecamatan, dan Disdukcapil. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya