Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA memulihkan aktvitas pendidikan bagi korban bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama badan PBB bidang pendidikan Unicef akan membangun 450 tenda untuk sekolah darurat.
Mendikbud Muhadjir Effendy menyebutkan Kemendikbud amat terbantu oleh Unicef dalam mempercepat penyelenggaraan pembelajaran di kelas-kelas sementara di wilayah terdampak.
"Seluruh anak Indonesia tanpa kecuali harus mendapatkan hak atas layanan pendidikan, termasuk mereka yang terdampak bencana. Proses pembelajaran yang terjadi dapat sekaligus menjadi terapi bagi anak-anak yang terdampak, serta membantu keluarga untuk bangkit kembali.” papar Mendikbud pada acara penyerahan bantuan dari Perwakilan Unicef Indonesia Debora Comini, di Kemendikbud, Jakarta, Selasa (16/10).
Dalam kesempatan itu, Mendikbud didampingi Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Hamid Muhammad, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Supriano, dan Kepala Biro Program Kerjasama Luar Negeri Suharti.
Data sementara yang dihimpun Unicef dan Kemendikbud dari dinas pendidikan di Sulteng menunjukkan terdapat 1.149 sekolah dan sebanyak 164.651 siswa yang terdampak bencana.
Sekolah tersebut meliputi jenjang PAUD hingga jenjang menengah di empat wilayah yakni Kota Palu, dan tiga kabupaten di Donggala, Moutong, dan Sigi. Hingga kini masih banyak sekolak yang belum memulai aktivitas belajar karena para siswa dan tenaga pengajar masih trauma.
Dalam kesempatan itu, Muhadjir mengakui pihaknya baru dapat memasang 18 unit tenda sekolah karena masih fokus mendirikan tenda-tenda serupa di wilayah bencana Lombok, Nusa Tenggara Barat. Di sisi lain ada proses lelang yang harus ditempuh dalam pengadaan tenda.
Menurut Muhadjir, saat berkunjung ke Palu pekan lalu, ia telah mengimbau dinas pendidikan setempat untuk membangun tenda dengan bantuan Kemendikbud berupa terpal dengan biaya per unit Rp 30 juta.
“Dalam waktu secepatnya bersama Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kemendikbud akan berupaya membangun tenda sekolah darurat dengan dana awal Rp3 miliar,” cetusnya.
Dia menegaskan pembangunan tenda darurat bersifat amat sementara. Pada saatnya pembangunan sekolah permanen akan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Muhadjir mengutarakan kegiatan belajar yang ada saat ini pun masih bersifat trauma healing guna mengatasi masalah psikis dan trauma para korban terdampak.
Debora Comini mengutarakan Unicef dan Kemendikbud serta para mitra berencana mendirikan 450 tenda yang memenuhi standar mutu Unicef. Tenda-tenda itu sebagai ruang kelas sementara di tempat-tempat terdampak gempa dan tsunami Sulawesi Tengah.
Tenda Unicef yang masing-masing memiliki dua ruang kelas baru saja tiba di Kalimantan dan akan langsung dikirimkan ke wilayah terdampak dalam beberapa hari ke depan.
“Kita tahu pendidikan merupakan alat pemulihan penting dalam situasi darurat manakala anak-anak bersekolah dapat dirawat, dipastikan keberadaannya, dan dilindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan. Kita berharap anak anak terdampak korban dapat segera kumpul bersama keluarga mereka,“ ungkap Debora.
Selain 65 tenda yang tiba hari ini, kata Debora, sebanyak 135 tenda dan 200 perlengkapan sekolah akan tiba pekan ini. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved