Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK memetakan daerah rawan bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengembangkan aplikasi Sitangguh Geofasial Informasi Managemen Analisa (GIMA).
Kepala BPBD Provinsi Babel Mikron Antariksa mengatakan, selama ini pemetaan daerah rawan bencana di Babel masih dilakukan secara manual. Pihaknya sedang mengembangkan aplikasi yang dinamakan Sitangguh GIMA untuk pemetaan tersebut.
Sitangguh GIMA, diutarakan Mikron, akan menganalisa seluruh daerah di Babel yang berpotensi terjadinya bencana. "Aplikasi Sitangguh GIMA bencana ini masih dalam tahap analisis," ujarnya.
Nanti, lanjutnya, dengan Sitangguh GIMA daerah rawan bencana dapat dipetakan sehingga apabila terjadi bencana sudah dapat diantisipasi.
Disebutkan Mikron, di Babel ada beberapa potensi bencana alam, seperti banjir, petir, angin puting beliung, dan gempa. "Mayoritas di Babel ini bencana yang paling sering terjadi, terutama memasuki musim penghujan adalah banjir. Begitu pula dengan angin puting beliung, serta kebakaran hutan, dan lahan," ungkap dia.
Khusus gempa teridentifikasi hanya terjadi di Bangka Barat. Bencana alam tersebut juga memerlukan langkah antisipasi.
Mikron menambahkan pemberian Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang tidak memperhatikan tata ruang merupakan suatu hal yang menyebabkan banyaknya daerah resapan air berkurang. Akibatnya, banyak menimbulkan banjir di Babel.
"Jika mengeluarkan IMB kita minta harus di lihat dulu RT/RW (rencana tata ruang dan wilayah) apakah masuk dalam kawasan hijau atau tidak," tuturnya.
Ia mencontohkan di Pangkalpinang ada beberapa daerah yang merupakan daerah rawan bencana banjir. Wilayah tersebut idealnya tidak menjadi tempat permukiman sehingga para penduduk yang sudah bermukim di sana perlu direlokasi.
Kendati demikian, BPBD pun sudah mempersiapkan relawan, sarana dan, prasarana untuk mengantisipasi bencana banjir. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved