Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Dipicu Kebakaran Hutan, Penderita ISPA di Kalteng Capai 45 Ribu

Surya Sriyanti
04/10/2018 16:30
Dipicu Kebakaran Hutan, Penderita ISPA di Kalteng Capai 45 Ribu
(Antara)

DATA dinas Kesehatan Kalimantan Tengah menunjukkan penderita infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) di Kalteng periode Januari hingga September 2018 totalnya mencapai 45.883 kasus. Kasus tersebut terutama dipicu asap kebakaran hutan.

Berdasarkan catatan dinas kesehatan setempat jumlah penderita anak di bawah usia 5 tahun mencapai 31.326 kasus dan di atas usia 5 tahun mencapai 14.557 kasus.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kalteng, Endang Sri Lestari Narang, Kamis (4/10), jumlah tertinggi penderita ISPA terjadi pada Juli 2018 yang tercatat 6.307 orang. Kemudian, pada Agustus sedikit menurun yakni mencapai 5.329 orang.

"Untuk September angka sementara sudah mencapai 2.404 orang. Nanti 10 Oktober 2018 mendatang kita dapat angka lengkapnya," ujar Endang.

Untuk mengatasi semakin banyaknya masyarakat yang terpapar penyakit ISPA sejumlah langkah telah dilakukan Dinas Kesehatan Kalteng adalah melakukan pembagian masker penutup hidung kepada masyarakat.

"Dua pekan lalu kita sudah bagikan 5 ribu masker dan pekan depan kita juga akan membagikan 19 ribu masker untuk anak sekolah mulai Taman Kanak-kanak (TK) hingga SMP, tutur dia.

Endang juga menyarankan bila kabut asap semakin pekat, warga terutama anak-anak mengurangi aktivitas di luar rumah. "Kalaupun tetap diluar rumah sebaiknya menggunakan masker dan juga mengkonsumsi vitamin dan melakukan hidup sehat," ujarnya.

Dijelaskan Endang, selain terdampak penyakit ISPA, kemarau juga mengakibatkan jumlah penderita demam berdarah  dengue (DBD) di Kalteng meningkat. Pada Agustus jumlahnya mencapai 46 kasus dan terbanyak terjadi di Kabupaten Seruyan yang mencapai 43 kasus. (A-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya