Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

BNPB: Sejumlah Daerah Mulai Ditembus Tim SAR

Dhika Kusuma Winata
02/10/2018 20:00
BNPB: Sejumlah Daerah Mulai Ditembus Tim SAR
( ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan masih terus memfokuskan operasi pada pencarian dan evakuasi korban gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah.

Hingga saat ini, sejumlah daerah yang belum terjamah tim SAR mulai bisa ditembus. Di antaranya Balaroa dan Petobo, dua daerah yang mengalami likuifaksi pascagempa.

"Fokus utama kita masih evakuasi selama 7 hari, lalu kita evaluasi hasilnya dan rencana penanganan selanjutnya," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, dalam konferensi pers Forum Merdeka Barat 9, di Jakarta, Selasa (2/10).

Begitu juga dengan tujuh kecamatan di Sigi yang sebelumnya terisolir. Menurut Sutopo, sebagian daerah terisolir itu mulai bisa diakses tim SAR gabungan.

Kemarin, kata Sutopo, tim SAR gabungan menemukan 38 korban meninggal dunia di Hotel Roa Roa 2 orang, Sigi 1 orang, Donggala 3 orang, Balaroa 13 orang, Namboro 5 orang, Kabonea 2 orang, Petobo Atas 5 orang, dan Teluk Palu 2 orang.

Pada hari ini, Selasa (2/10), lanjutnya, operasi SAR juga masih dilakukan di Hotel Roa-Roa, Jono Oge, Mamboro Tondo, Balaroa, Petobo, Sigi dan Donggala. "Sampai pukul 14.00 Wita, tim SAR mengevakuasi 46 orang. Sebanyak 31 orang di antaranya selamat dan 15 orang meninggal dunia," ungkap Sutopo.

Untuk logistik dan permakanan bagi pengungsi, kata Sutopo, bantuan mulai berdatangan diangkut dengan pesawat Hercules TNI AU dan via jalur darat menuju Palu. Logistik yang berada di gudang bandara di Palu juga mulai didistribusikan ke pengungsi.

"BNPB juga mulai mengerahkan dua helikopter yang biasanya dipakai untuk water bombing kini untuk menyalurkan logistik," ujar Sutopo. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya