Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Kebakaran Hutan di Gunung Ciremai Belum Bisa Dipadamkan

Nurul Hidayah
02/10/2018 14:15
Kebakaran Hutan di Gunung Ciremai Belum Bisa Dipadamkan
(ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

KEBAKARAN hingga kini masih terjadi di kawasan hutan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Terjalnya medan  mempersulit proses pemadaman.

"Hingga kini masih menyala dan kami masih berusaha untuk memadamkan api," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin,
Selasa (2/10).

Kebakaran hutan mulai nampak pada Minggu (30/9) sekitar pukul 12.00 WIB. Awal api diduga berasal dari Blok Erpah, Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan. Api kemudian menyebar ke atas Arca Saninten dan Blok Cileutik, Desa Singkup.

Kebakaran terjadi pada ketinggian 500 mdpl-1.300 mdpl. Lokasi tersebut, menurut Agus, merupakan daerah perbukitan yang didominasi tumbuhan alang-alang, perdu, dan bebatuan.

Medan yang sulit, lanjut Agus, membuat petugas kesulitan untuk memadamkan api. Belum lagi kondisi kering dan angin yang bertiup cukup kencang sehingga membuat proses pemadaman api juga menjadi sulit untuk dilakukan.

"Untuk sementara, kawasan hutan yang terbakar diperkirakan seluas 144 hektare," ungkap Agus.

Selain melakukan upaya pemadaman, pembuatan sekat bakar juga dilakukan. Tujuannya agar api tidak menyebar lebih luas lagi. Proses pemadaman api  di kawasan hutan TNGC dilakukan oleh tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNGC, aparat keamanan, relawan dan masyarakat.

Selama musim kemarau tahun ini, hutan di kawasan TNGC mengalami kebakaran beberapa kali. Seperti pada 25 September 2018, kebakaran tercatat terjadi lima kali di kawasan tersebut. Adapun total luas lahan yang terbakar mencapai 105,25 hektare.

Dari kelima kejadian itu, kebakaran melanda di Blok Leweung  Datar jalur pendakian Linggarjati Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus  seluas 0,16 hektare dan di Blok Leweung Kiara, Ciula dan Lemah Nendeut seluas 94,2 hektare.

Selain itu, kebakaran juga menghanguskan kawasan hutan di Blok  Sayangkaak dan Citamiang Desa Trijaya, Kecamatan Mandirancan seluas  9 hektare, Blok Pajaten Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan  seluas satu hektare dan Blok Curug Gongseng Desa Cibuntu, Kecamatan  Pasawahan seluas 0,89 hektare. (A-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya