Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Nestapa Pascagempa

Pai
01/10/2018 07:50
Nestapa Pascagempa
ANTREAN panjang warga untuk mendapatkan BBM yang mulai langka di SPBU di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Palu, kemarin.(MI/SUSANTO)

JUMLAH korban dan pengungsi akibat gempa 7,4 SR yang disusul tsunami di Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) terus bertambah. BNPB mencatat sedikitnya 832 orang meninggal dunia dan korban luka 540 orang yang saat ini dirawat di pengungsian.

Begitu pun dengan jumlah pengungsi yang nyaris tembus 17 ribu orang yang tersebar di sejumlah lokasi. Seribuan warga eksodus ke daerah lain atau ke tempat kerabat yang lebih aman karena trauma atas peristiwa gempa dan tsunami.

Sementara itu, ratusan warga antre guna mendapatkan BBM di SPBU Palu, Sulawesi Tengah. Kondisi pascagempa dan tsunami di Palu dan sekitarnya membuat ketersediaan BBM semakin langka. Di tempat lain beberapa warga menjarah SPBU yang berada di Jalan M Yamin sekitar 500 meter dari rumah dinas Gubernur Sulawesi Tengah. Selain menjarah SPBU, warga juga menjarah sejumlah minimarket dan mal di Kota Palu. Penjarahan terjadi karena belum meratanya pasokan bantuan kebutuhan pokok. Namun, hal itu dibantah Mendagri dan Panglima TNI.

Setelah melihat situasi itu, Presiden Joko Widodo turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi para korban pascabencana. Presiden juga memimpin langsung rapat terbatas penanganan bencana di Bandara Palu. "Saya berharap masyarakat sabar. Ini sedang kita tangani bersama. Setelah keadaan pulih, kita akan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah-rumah penduduk selekas mungkin," ungkap Presiden Joko Widodo saat mengunjungi posko pengungsi di Lapangan Vatulemo, Palu. (Pai)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya