Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
BANDARA Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Sulawesi Tengah, telah dibuka kembali, kemarin, untuk penerbangan komersial setelah diutamakan untuk penerbangan darurat, SAR, dan kemanusiaan. Operasional Pelabuhan Donggala juga mulai normal, sedangkan Pelabuhan Pantoloan Palu telah dibersihkan sehingga kapal berukuran besar bisa bersandar.
"Airnav Indonesia telah menerbitkan Notam No HO755/18 yang menginformasikan pembukaan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri untuk penerbangan komersial dengan pelayanan navigasi visual flight rules," ujar Manager Humas Airnav Indonesia, Yohanes Sirait, dalam keterangan resminya, kemarin.
Meski demikian, Ketua Posko Harian Quick Response Team Kementerian Perhubungan Sugeng Wibowo mengatakan landasan pacu bandara yang bisa dilalui pesawat hanya terbatas sekitar 2.000 meter dari total 2.500 meter. "Infonya sampai saat ini belum ada pesawat yang masuk," ungkap Sugeng, kemarin.
Sementara itu, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VI dibantu Pangkalan TNI-AL Palu berhasil membersihkan sisa puing serta sampah di Pelabuhan Pantoloan Palu.
Menurut Kepala Dinas Penerangan Lantamal VI Kapten Laut (KH) Suparman Sulo, pelabuhan itu kini siap menyambut kapal KRI Makassar-590 maupun kapal lainnya dalam embarkasi pasukan, alat berat, serta logistik.
"Hanya itu akses yang cepat dan memungkinkan untuk mengangkut manusia, logistik, dan lainnya dalam jumlah besar," katanya.
Pelabuhan Donggala juga sudah beroperasi. Menurut rencana, kapal KN Miang yang membawa bantuan akan berangkat dari Samarinda ke Pantoloan atau Donggala.
Pembukaan bandara dan pelabuhan tersebut sejalan dengan permintaan Presiden Joko Widodo agar evakuasi dan pengiriman bantuan diprioritaskan.
Presiden kemarin juga mendatangi wilayah yang terdampak bencana di Palu seperti Perumnas Balaroa dan Pantai Talise.
Menurut Presiden, ada beberapa desa yang belum bisa dievakuasi karena keterbatasan alat berat. Sementara untuk membantu distribusi air dan makanan, pemerintah akan menyiapkan pesawat khusus.
Proses rekonstruksi dan rehabilitasi, kata Jokowi, akan dilakukan setelah evakuasi selesai. "Termasuk jembatan ambruk, rumah sakit lalu bandara dan sekolah rusak, (rekonstruksi dan rehabilitasi) dikerjakan pemerintah," kata Presiden.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyatakan masih memiliki dana siap pakai Rp560 miliar untuk membantu penanganan di Sulawesi Tengah. "Kalau memang kurang, kami akan ajukan lagi ke Kemenkeu," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.
Untuk penanganan darurat di Palu, BNPB memfokuskan pada pemulihan pasokan BBM, aliran listrik, dan jaringan komunikasi.
Perlu bantuan logistik
Warga kini berharap pemerintah segera mendistribusikan bantuan logistik. "Kasihan anak-anak di sini kekurangan susu dan popok. Mau dibeli di mana? Tidak ada yang jual," ungkap Taufik, warga Kecamatan Palu Barat.
Dia juga mengakui sebagian warga terpaksa mengambil sejumlah bahan kebutuhan pokok di minimarket karena kekurangan makanan.
Terkait dengan hal itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membantah telah terjadi penjarahan. Hal senada disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
"Penjarahan itu tidak ada. Yang terjadi bahwa seluruh supermarket yang ada di sana dibuka untuk diserahkan kepada masyarakat," kata Hadi di Jakarta, kemarin. (Pol/Put/Opn/Hym/Gol/Mal/Cah/Beo/Ind/Dhk/Thm/LN/FR/AU/*/Ant/X-11)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved