Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA daging ayam dan telur anjlok di Pasar Induk Klaten, Jawa Tengah. Pedagang pun mengeluh penjualan sepi sejak tiga hari terakhir.
Pantauan di pasar tradisional tersebut, Kamis (27/9), harga komoditas daging ayam rata-rata Rp26.000 per kilogram (kg) dan telur Rp18.500 per kg.
Jika mengacu pada ketentuan harga pemerintah, yang ditetapkan Kementerian Perdagangan RI, harga komoditas di tingkat konsumen itu merosot. Kemendag menetapkan harga ayam di peternak Rp18.000-Rp20.000 per kg, sedangkan harga acuan penjualan di tingkat konsumen Rp34.000 per kg.
Untuk komoditas telur di peternak, harga batas bawah ditetapkan Rp18.000 dan batas atas Rp20.000 per kg. Harga di pedagang Rp23.000 per kg. Namun, sejak tiga hari terakhir harga komoditas daging ayam dan telur di tingkat konsumen jauh lebih murah dari acuan harga pemerintah.
"Daging ayam murah karena harga di peternak turun. Kemarin, saya beli Rp17.000 per kg," kata Menik, pedagang di Pasar Induk Klaten.
Slamet, 55, penjual telur, pun menambahkan sekarang harga dua komoditas itu turun. Telur Rp18.500 dan daging ayam Rp26.000 per kg.
"Padahal, pekan lalu, harga telur masih tinggi, Rp22.000 per kg, dan daging ayam Rp32.000 per kg," ujarnya saat ditemui di kios Pasar Klaten.
Meski harga daging ayam dan telur di pasar kini berasa bawah acuan harga pemerintah, pedagang belum juga diuntungkan lantaran penjualan sepi. "Pembeli sepi. Lihat saja, hari sudah siang dagangan daging ayam masih banyak. Ya, rugi kalau tidak habis hari ini," kata Slamet. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved