Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Emil Lantik Enam Pasang Kepala Daerah di Gedung Bersejarah

Bayu Anggoro
20/9/2018 10:55
Emil Lantik Enam Pasang Kepala Daerah di Gedung Bersejarah
(MI/Bayu Anggoro)

ENAM pasang kepala daerah hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2018 di Jawa Barat resmi menjabat setelah dilantik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil), Kamis (20/9). 

Pelantikan gelombang pertama dari total 16 pasang kepala daerah yang akan dilantik ini dilakukan di Gedung Merdeka, Bandung tempat digelarnya Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1955 silam.

Keenam pasang kepala daerah yang dilantik ini ialah Oded M Danial-Yana Mulyana (Kota Bandung), Aa Umbara Sutisna-Henky Kurniawan (Kabupaten Bandung Barat), Doni Ahmad Munir-Erwan Setiawan (Kabupaten Sumedang), Ahmad Fahmy-Andri Setiawan Hamami (Kota Sukabumi), Anne Ratna Mustika-Aming (Kabupaten Purwakarta), dan Rahmat Efendy-Tri Adianto Cahyono (Kota Bekasi). 

Pengambilan sumpah dilakukan serempak dan diikuti  seluruh kepala daerah tersebut.

"Akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa," ucap Emil saat membacakan sumpah jabatan. 

Dalam sambutannya, Emil meminta mereka menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai kewenangan yang diberikan.

"Saya percaya, bisa menjalankan tugas dengan baik," katanya. 

Emil pun meminta para kepala daerah ini mencintai dan melayani masyarakat denganbaik, sehingga mampu menciptakan sistem dan kepemimpinan yang berintegritas dan berorientasi kepada kepentingan masyarakat.

"Berharap lima tahun ke depan tidak ada kepala daerah yang berurusan dengan hukum. Saya akan mengingatkan kita semua. Integrits harga mati dan nilai mulia yang harus dijaga," katanya.

Dengan begitu, dia menegaskan kualitas aparatur sipil negara (ASN) di masing-masing daerah harus lebih baik dengan meningkatkan profesionalisme serta penggunaan teknologi sesuai perkembangan zaman. 

"Harus sinkronisasi antara visi misi pusat dan provinsi dengan daerah. Semata-mata untuk membuat rakyat bahagia dan sejahtera," katanya.

Lebih lanjut, Emil mengapresiasi kinerja Komisi Pemilihan Umum yang telah menjalankan tugasnya dengan baik sehingga terwujudnya pemilihan umum yang lancar dan demokratis. 

"Dengan angka partisipasi yang tinggi. Juga saya ucapkan terima kasih kepada Polri dan TNI yang berhasil mengamankan proses demokrasi. Ini juga bukti warga Jawa Barat menghargai proses demokrasi," katanya.

Sebelum dilantik, para kepala daerah ini melakukan historical walk dari Hotel Savoy Homan menuju Gedung Merdeka sepanjang 200 meter. Jalan kaki bersejarah di tempat yang sama ini pernah dilakukan oleh seluruh peserta KAA pada 1955 silam. 

Setelah dilantik, mereka diarak menggunakan 14 kereta kuda (delman) menuju Gedung Sate, kantor Gubernur Jawa Barat. (OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya