Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PASCATEWASNYA Rajendra Sulistiyanto, terduga teroris asal Brebes, Jawa Tengah, setelah ditembak karena diketahui sebagai pelaku penembakan polisi di Tol Kanci-Pejagan, Cirebon, Jawa Barat, Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri kembali menangkap seorang warga Brebes yang berprofesi sebagai sales obat obatan pertanian.
Aris Kurniawan, ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di rumahnya di Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Minggu (9/9). Belum diketahui dengan pasti, apakah Aris terlibat dalam kasus terorisme atau tidak.
RH, istri Aris yang ditemui di rumahnya, Senin (10/9) petang, menyebut dirinya hanya mengetahui suaminya adalah sales obat obatan pertanian, yang biasa memasarkan obat-obat pertanian tersebut di toko toko yang ada di wilayah Kabupaten Brebes dan Cirebon.
RH mengaku kaget dan syok, suaminya ditangkap Densus 88.
"Suami saya itu orangnya baik dan bertanggung jawab sama keluarga," ujar RH.
RH menuturkan saat mengeledah rumah mereka, Tim Densue 88 membawa sejumlah buku dan handphone serta CD tentang khilafah milik suaminya.
"Ya yang dibawa buku-buku sama CD dan hand phone," ucap RH
RH berharap, suaminya bisa segera dibebaskan dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga.
"Apalagi saya saat ini sedang mengandung anaknya yang kedua," ucap RH, yang enggan diambil gambarnya/difoto bagian wajahnya.
Pascatewasnya Rajendra Sulistiyanto, penembak polisi di ruas Tol Kanci-Pejagan tepatnya di wilayah Kecamatan Martapada, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, tercatat sudah ada tiga warga Kabupaten Brebes, yang ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri.
Ketiganya yakni Aziz, warga Desa Sidakaton, Kecamatan Tanjung, Nono, warga Kelurahan Pasarbatang, Kecamatan Brebes, dan Aris Kurniawan, warga Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved