Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Festival Gunung Slamet Digelar Akhir September

Liliek Dharmawan
07/9/2018 18:25
Festival Gunung Slamet Digelar Akhir September
(MI/Liliek Dharmawan)

DESA Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng) siap menggelar Festival Gunung Slamet 2018. Rencananya, festival yang berisi berbagai macam kegiatan itu dihelat pada 27-29 September mendatang.

Kepala Desa (Kades) Serang Sugito mengatakan festival tersebut telah  menjadi kegiatan tahunan yang melibatkan hampir seluruh warga Desa  Serang. "Tahun ini, kami juga masih akan melibatkan penduduk Desa Serang untuk menyukseskan acara tersebut. Warga akan menjadi bagian pada saat prosesi pengambilan air dari Tuk Sikopyah," kata Sugito, di Purbalingga, Jumat (7/9).

Dijelaskan oleh Sugito, selain prosesi pengambilan air Tuk Sikopyah, pihaknya juga bakal menggelar berbagai macam pagelaran seperti pawai
budaya, perang tomat, festival ebeg, ruwat bumi dan lainnya.

"Selama tiga hari tersebut, kami benar-benar menyajikan pageran yang menarik.  Kami berharap tahun ini Festival Gunung Slamet 2018 akan menjadi daya tarik bagi wisatawan baik lokal maupun manca," ujarnya.

Menurut Sugito, pagelaran festival tersebut sebagai bagian dari promosi wisata Desa Serang yang berada di lereng timur Gunung Slamet. "Tujuan kami adalah mengenalkan wisata Serang dan meningkatkan jumlah kunjungan ke desa kami," tambahnya. (A-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya