Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Hanya Kendaraan Berstiker Boleh Lewat Lanud Soewondo Medan

Yosef Pencawan
07/9/2018 17:10
Hanya Kendaraan Berstiker Boleh Lewat Lanud Soewondo Medan
(Ist)

PANGKALAN Udara TNI AU Soewondo di Medan, Sumatra Utara, memberlakukan pembatasan kendaraan yang melalui Jalan Adi Sucipto demi mengurai kemacetan. Hanya kendaraan berstiker resmi yang boleh melewati area Lanud.

Meskipun sudah diberlakukan sejak 29 Juni 2018 sebagaimana yang tertuang dalam surat edaran Komandan Lanud Soewondo Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey, bernomor SE/02/VI/2018, aturan tersebut masih akan disosialisasikan sampai tiga minggu ke depan.

Menurut Komandan Satpom Lanud Soewondo, Mayor POM I Gede Eka Santika, aturan wajib stiker berlaku mulai dari bundaran eks Bandara Polonia sampai ke perempatan Avros.

Untuk mendapatkan stiker, masyarakat harus mengurusnya di Kantor Sat Pom Lanud Soewondo, dengan membawa salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

"Stiker tidak sembarangan diberikan, hanya kepada warga sipil yang bertempat tinggal di daerah sekitar Lanud Soewondo, atau yang karena keperluannya sehingga benar-benar harus rutin melintasi jalan ini," jelas Eka, di Medan, Jumat (7/9).

Stiker terbagi atas dua jenis, yakni warna biru dan merah. Warna biru untuk masyarakat yang melintas karena kepentingan, sedangkan warna merah untuk masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar kawasan Lanud. Stiker pada dasarnya berlaku hingga 1 tahun, tetapi pada tahap awal ini masih diberlakukan sampai Desember 2018.

Jalan Adi Sucipto merupakan ruas jalan yang membelah hampir mengelilingi kawasan Lanud Soewondo. Kawasan itu sebelumnya difungsikan sebagai bandara komersil bernama Bandara Polonia.

Setelah Bandara Kualanamu beroperasi mulai 2013, kawasan tersebut sepenuhnya berfungsi sebagai pangkalan udara. Meski demikian, Jalan Adi Sucipto sampai sekarang masih dilalui kendaraan masyarakat umum karena cukup memangkas jarak sejumlah kawasan di Medan.

Karena itu, kendati bandara komersial sudah beralih ke Kualanamu, ruas jalan itu tetap ramai dilalui kendaraan, bahkan mengalami peningkatan trafik. Selain menyangkut keamanan, pembatasan kendaraan dengan stiker diyakini dapat mengurai kemacetan, khususnya pada pagi dan sore hari. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya