Jumat 31 Agustus 2018, 17:30 WIB

513 Korban Penyalagunaan Narkoba Direhabilitasi

Voucke Lontaan | Nusantara
513 Korban Penyalagunaan Narkoba Direhabilitasi

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

 

 

SEBANYAK 513 warga korban penyalagunaan obat terlarang Narkoba yang terjaring pertugas Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Manado, Sulawesi Utara (Sulut), mengikuti pelayanan rehabilitasi. Angka itu terhitung sejak 2015 hingga Agustus 2018.

"Tentu sangat diharapkan para warga mantan penyalagunaan narkoba berubah berhenti menggunakan narkoba dan hidup normal, produktif di tengah-tengah masyarakat, setelah direhabiltasi massif," kata Kepala BNNK Manado Ajun Komisaris Besar Eliasar Sopacoly kepada wartawan di Manado, Jumat (31/8).

Eliasar merinci,dari total 513 warga yang direhabilitasi pada 2015, pria 188 orang dan wanita 47 orang. Pada 2016 jumlah yang direhabilitasi, pria 57 orang dan wanita 34 orang. 

Selanjutnya di 2017, direbilitasi pria sebanyak 72 orang dan wanita 80 orang. Sementara di 2018 hingga Agustus, jumlah yang direhabilitasi pria 19 orang dan wanita 16 orang.

"Agustus 2018, BNN Kota Manado juga telah melaksanakan asesment dan konseling kepada 31 orang pelajar, Group Therapy Layanan Pascarehabilitasi Reguler terhadap 10 orang mantan korban penyalahguna narkoba, seminar pengembangan diri, dan FamilySupport Group," jelasnya.

Dikatakan, asessment terpadu kepada dua tersangka Satuan Narkoba Polresta Manado, koordinasi dansosialisasi bahaya narkoba serta program rehabilitasi di lingkungan pendidikanyaitu di SMPN 7 Manado, SMPN 2 Manado, SMK PN Purna Bahari, SMKN 6 Manado, SMPN11 Manado, SMPN 13 Manado.

"Ini merupakan program 'jemput bola' dengan tujuan agar lebih cepat dan tepat untuk menyelamatkan korban penyalahgunaan narkoba melalui rehabilitasi sampai pulih," papar Eliasar.

Dikatakan, Badan Narkotika Nasional Kota Manado membuka pintu bagi masyarakat yang ingin direhabilitasi. Karena itu, diharapkan warga yang ingin direhabilitasi silakan melaporkan diri, tidak akan diproses hukum dan gratis. Sebab, kalau tertangka psaat operasi petugas BNNK tentu sanksinya berhadapan dengan hukum yang berlaku.

Eliasar mengatakan, agar optimal dalam melaksanakan layanan rehabilitasi terhadap korban penyalahguna narkoba, BNNK bekerja sama dengan lembaga/instansi pemerintah Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Ratumbuysang, serta lembaga rehabilitasi komponen kasyarakat Yayasan Batamang Plus, Yayasan Bunga Bakung, LKKNU, RBM Sahabat Sehati.

"Rehabilitasi merupakan salah satu poin penting dalam menekan angka prevalensi penyalahguna narkotika, selain dapat memulihkan penyalahguna, dengan rangkaian program rehabiltasi dapat mencegah penyalahguna terperosok lebih dalam pada candu narkotika serta mencegah agar mereka tidak kambuh kembali," ujarnya. (OL-3)

Baca Juga

Ist

Finis Friendship Run Medan, Ganjar Terima Kalungan Kain Ulos dari Warga

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 13:39 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tersenyum lebar sembari mengangkat kain ulos saat memasuki garis finis Bank Jateng Friendship Run...
Mobil yang ditabrak pengendera sepeda motor.

Kecelakaan Maut di Trans-Flores, Satu Meninggal Dunia

👤Gabriel Langga 🕔Minggu 25 September 2022, 13:27 WIB
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Trans-Flores jurusan Maumere-Larantuka, tepatnya Dusun Likong Gete, Desa Nangahale, Kecamatan Talibura,...
DOK Pribadi.

Wisata Pecinan Kembang Jepun Bangkit Hidupkan Perekonomian Daerah

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 13:05 WIB
Seiring waktu berjalan, pada 10 September 2022 Wisata Pecinan Kembang Jepun diresmikan kembali sebagai Kya-Kya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya