Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA orang yang diduga penembak dua polisi di Tol Kanci-Pejagan, wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, diperkirakan masih berkeliaran di perdesaan wilayah Kabupaten Tegal dan Brebes, Jawa Tengah.
Puskesmas Rawat Inap Margasari, Kabupaten Tegal, didatangi tiga pria yang mengaku sebagai polisi, Sabtu (25/8), dini hari. Mereka meminta kepada petugas medis di Puskesmas tersebut untuk mengobati seseorang yang mengalami luka tembak di tubuhnya.
"Saya kemarin dapat informasi begitu. Itu info dari petugas medis di Puskesmas Margasari," kata Sekretaris Camat Margasari, Teguh Mulyadi, Selasa (28/8).
Menurut keterangan yang diperolehnya, tiga orang itu datang menggunakan dua sepeda motor, salah satunya jenis Yamaha Mio. Sebelum datang ke Puskesmas Margasari, mereka lebih dulu mencari bidan di lingkungan Desa Marga Ayu, Kecamatan Margasari.
Ketiga orang itu sempat bertanya kepada sejumlah tukang ojek dan beberapa warga yang sedang duduk-duduk di desa tersebut. Kala itu sekitar pukul 23.00 WIB.
"Mereka ngakunya sebagai polisi dan habis menangkap copet. Dan copetnya tertembak dan diborgol. Saya dapat informasi itu dari penjual bensin eceran di sekitar Desa Marga Ayu," ungkap Teguh.
Setelah dari Desa Marga Ayu, tutur Teguh, mereka juga menyasar ke Desa Kalisalak, Kecamatan Margasari. Di desa tersebut, mereka mencari rumah
bidan. Setelah berhasil menemukan rumah seorang bidan, mereka meminta tolong untuk mengambil proyektil yang bersarang di tubuh orang tersebut.
"Tapi bidannya menolak. Karena tidak bisa dan tidak ada alatnya. Kepada bidan itu, mereka juga ngakunya polisi," ujarnya.
Setelah tidak berhasil, akhirnya ketiga orang tersebut menuju ke Puskesmas Margasari. Mereka sempat marah-marah di puskesmas itu karena para petugas medis juga tidak sanggup mengambil proyektil di tubuh orang itu.
"Yang ngamuk, yang tidak luka. Dia sempat mengeluarkan pistol. Tapi akhirnya pergi," bebernya.
Teguh menduga, ketiga orang tersebut merupakan pasien yang keluar paksa dari RSUD dr Soeselo Slawi pada Sabtu (25/8) siang. Disinyalir, mereka juga masih berkeliaran di sekitar Margasari hingga perbatasan Kabupaten Brebes.
"Kalau prediksi saya, mereka ngumpet di hutan. Antara hutan Balapulang sampai Margasari," ucapnya.
Anggota DPRD Kabupaten Tegal yang berdomisili di Desa Jembayat, Kecamatan Margasari, Mu'min, membenarkan informasi tersebut. Pihaknya juga sempat mendengar ada beberapa pria yang membawa pistol dan meminta pertolongan di Puskesmas Margasari.
"Saya dapat infonya dari karyawan Puskesmas Margasari. Kabarnya memang begitu," ucapnya singkat.
Dua anggota Ditlantas PJR Polda Jabar, Aiptu Dodon Kusdianto dan Aiptu Widi Harjan, menjadi korban penembakan saat sedang berpatroli di Tol Pejagan kilometer 243-400, Cirebon, Jumat (24/8) malam. Keduanya terluka dan saat ini masih dirawat di RS Mitra Plumbon. Penembak kedua anggota polisi tersebut diduga juga mengalami luka tembak. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved