Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Warga Cicurug Alami Krisis Air Bersih

Benny Bastiandy
23/8/2018 15:45
Warga Cicurug Alami Krisis Air Bersih
(MI/Benny Bastiandy)

WARGA Kaum Tengah RT 01/03, Kelurahan/Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hampir sepekan mengalami krisis air bersih bersamaan musim kemarau. 

Selama itu, pasokan air dari Perumdam Tirta Jaya Mandiri mulai tersendat, bahkan terkadang berhenti total.

Endi Ruhendi, 45, warga setempat, menuturkan pasokan dari Perumdam Tirta Jaya Mandiri masih menjadi andalan kebutuhan warga setempat. Pasalnya, mayoritas warga di wilayah itu tidak memiliki sumur atau sumber air bersih lainnya.

"Makanya, ketika air tersendat bahkan berhenti, kami betul-betul kekurangan. Tidak punya alternatif lain mendapatkan sumber air," kata Endi, Kamis (23/8).

Kondisi itu membuat warga yang mengandalkan pasokan air bersih dari Perumdam Tirta Jaya Mandiri terpaksa 'mengemis' ke warga lainnya yang memiliki sumur. Namun upaya itu tak bisa dilakukan setiap hari mengingat volume air di sejumlah sumur milik warga juga terbatas.

"Kami bingung mesti gimana lagi. Padahal air itu kebutuhan utama," terang Endi.

Ia menyayangkan tidak adanya pemberitahuan dari Perumdam Tirta Jaya Mandiri kepada pelanggan bakal terjadinya pengurangan atau bahkan penghentian sementara. Awal terjadinya pengurangan pasokan, kata Endi, ia terpaksa begadang semalaman karena menunggui air mengucur.

"Seharusnya ada solusi kalau terjadi gangguan seperti ini," ucap Endi.

Ironisnya, di Cicurug terdapat perusahaan air minum dalam kemasan dan tempat penampungan air gunung untuk diangkut ke Jakarta dan sekitarnya. Endi mengharapkan adanya kepedulian dari pemerintah untuk segera menyikapi masalah ini.

"Sekarang kondisinya lebih parah," tegasnya.

Saat ini Endi bersama beberapa warga harus rela berjalan kaki cukup jauh untuk mendapatkan air bersih dari rumah yang memiliki sumber air bersih. Itu pun ia mesti mengantre karena tak sedikit warga lainnya pun ikut mengambil air.

"Padahal di tempat lain aliran air bersih berjalan lancar seperti biasa," tandasnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya