Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Kapolda Bantah ada Ribuan Teroris di Sumbar

Yose Hendra
19/8/2018 19:30
Kapolda Bantah ada Ribuan Teroris di Sumbar
(thinkstock)

KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatra Barat (Sumbar) membantah adanya ribuan teroris bersarang di Sumbar.

Hal ini menanggapi viralnya berita soal pengamat terorisme dari Universitas Malikussaleh Aceh, Al Chaidar yang  menyatakan ribuan teroris di Sumbar, pascaditangkapnya 5 orang terduga  teroris di beberapa lokasi di Sumatra Barat oleh Densos 88 seperti 3  orang di Kota Padang, 1 orang di Bukit Tinggi dan satu orang lagi di Payakumbuh.

Pernyataan Al Chaidar mengundang reaksi dari beberapa tokoh Sumbar yang kemudian melakukan protes keras sebab ini menyangkut nama baik sebuah negeri di NKRI.

"Data teroris berjumlah ribuan dari Sumbar dari mana didapat pengamat terorisme," kata Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, Minggu (19/8).

Menurutnya, Polda Sumbar akan meminta klarifikasi dari pengamat terorisme dari Universitas Malikussaleh Aceh, Al Chaidar menyatakan ribuan teroris di Sumbar.

"Pihaknya meminta pada pengamat tersebut dari mana data ribuan teroris di Sumbar," ungkapnya.

Sementara itu Polda Sumbar telah meminta klarifikasi dari Kepala Densus 88 soal teroris. 

"Dari hasil klarifikasi tidak ada ribuan teroris di Sumbar," tegas Fakhrizal.

Ia menyatakan, Polda Sumbar tetap antisipasi bahaya terorisme di wilayah hukum Sumbar.

"Pengamanan terus ditingkatkan guna antisipasi bahaya aksi terorisme mungkin terjadi di Sumbar," katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya memperketat pengawasan di wilayah perbatasaan dengan Provinsi Riau dan Jambi.

"Kita akan fokuskan pengawasan di wilayah perbatasan guna antisipasi masuknya teroris ke Sumbar," ujarnya.

Terkait ada sejumlah terduga teroris ditangkap Densus 88 di dua wilayah Sumbar yakni Padang dan Mentawai, Kapolda Sumbar, Fakhrizal menyatakan, pelaku terduga teroris tersebut sedang dilakukan pemeriksaan oleh Densus 88.

"Polda Sumbar masih menunggu hasil pemeriksaan Densus 88 sejuah mana keterlibatan pelaku, apakah mereka betul-betul melakukan aksi terorisme 
atau hanya sekedar simpatisan saja," imbuhnya.

Sebelumnya Densus 88 pada Senin (13/8), menangkap lima orang terduga teroris di sejumlah titik di Sumbar. Terduga teroris yang ditangkap tersebar di Kota Bukittinggi satu orang, di Kota Payakumbuh satu orang dan di Kota Padang tiga orang.

Pascapenangkapan terduga teroris Sumbar kembali heboh adanya pernyataan  dari pengamat terorisme dari Universitas Malikussaleh Aceh, Al Chaidar yang menyatakan ada 3.000 orang terduga teroris di Sumbar. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya