Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU jemaah calon haji asal Bangka Provinsi Bangka Belitung (Babel), Senin (13/8), dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit King Fath Madinah Arab Saudi. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Bangka Belitung (Babel) Muhammad Ridwan membenarkan hal itu.
"Jemaah kita yang wafat di Madinah bernama Subandi Minto Suminto dari kloter 8 asal Baturusa Kabupaten Bangka," kata Ridwan, di Pangkalpinang, Senin (13/8).
Ridwan meyebutkan berdasarkan informasi dari dokter tim Kesehatan Haji Indonesia, sebelum meninggal almarhum sempat mendapatkan perawatann di ICU RS King Fath Madinah. Subandi didiagnosa gagal ginjal.
"Almarhum sakitnya gagal ginjal, dan sempat di rawat beberapa hari di ICU sebelum menghembuskan nafas terakhir," tutur Ridwan.
Rencananya almarhum akan dikebumikan di Madinah. Istrinya pun sudah berangkat dari Indonesia menuju Mekkah.
Berdasarkan aturan, setiap jemaah yang meninggal saat pelaksanaan haji, menurut Ridwan, uang setoran hajinya akan dikembalikan ditambah asuransi haji. "Uang setoran haji dikembalikan kepada ahli waris, ditambah uang asuransi Rp25 juta," ucap Ridwan.
Ridwan menambahkan, selain meninggal, satu jemaah haji Babel asal Pangkalpinang juga dikabarkan sakit dan dalam perawatan kantor kesehatan Haji Indonesia.
"Misna Muhammad Seman sekarang dalam Perawatan di Kantor Kesehatan Haji Indonesia karena sakit jantung, kencing manis, dan asam
lambung," terang Ridwan.
Ia mengemukakan, di luar itu, kondisi seluruh jemaah haji asal Babel sehat dan sekarang sedangkan menjalankan ibadah di Masjidil Haram,
sembari menunggu Wukuf pada 21 Agustus mendatang. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved