Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PIMPINAN Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) bersyukur tahapan awal pesta demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 bisa berjalan dengan lancar.
Perjalanan tahapan Pilpres masih panjang, oleh karena itu, dia berharap Pilpres tidak dijadikan sebagai ajang pertandingan antarkandidat, tapi perlombaan. Karena pertandingan itu sifatnya cenderung saling mengalahkan, melumpuhkan, melemahkan, bahkan menghancurkan.
"Tapi kalau perlombaan, semua berusaha memberikan yang terbaik, berlomba-lomba meluruskan niat, memberikan ide, gagasan, visi yang baik dan keteladanan supaya masyarakat bisa melihat bahwa proses politik itu adalah proses yang mulia," katanya usai memberikan ceramah di acara Tabligh Akbar Polres Cimahi dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-73 di Mapolres Cimahi, Sabtu (11/8).
Dia pun menegaskan, pada Pilpres mendatang hanya akan mendukung tiga hal, yakni mendukung masyarakat tidak sampai menuhankan Pilpres, mendukung masyarakat tidak rusak akhlaknya di Pilpres, dan mendukung masyarakat tetap terjaga ukhwahnya.
"Pertama, saya ingin membantu di Pilpres ini, akidah umat tetap terjaga, jangan sampai menuhankan Pilpres seakan Pilpres segala-galanya sehingga mengabaikan yang lain. Kedua, mendukung agar masyarakat tetap terjaga akhlaknya, jangan sampai gara-gara Pilpres rusak akhlaknya. Ketiga, mendukung agar ukhwah tetap terjaga," ujarnya.
Mengenai dipilihnya Ketua MUI Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden Joko
Widodo, ia menyatakan, bahwa itu merupakan takdir yang tidak bisa ditolak siapa pun. Kata Aa Gym, setiap orang punya garis takdir masing-masing.
"Sampai tahap ini, dua pasang. Nanti yang bakal jadi presiden-wapres itu juga sudah tertulis di Lauhul Mahfudz, tak ada yang tidak tertulis. Makanya bukan sibuk dengan jadi atau tidak jadi, tapi sibuk meluruskan niat dan sibuk dengan cara-cara terbaik, sehingga ada takdir atau tidak, semuanya dapat pahala," jelasnya.
Aa Gym pun mengimbau kepada para tokoh agar mengajak masyarakat benar-benar menyikapi pesta demokrasi ini dengan gembira, tidak dengan angkara murka karena yang bertarung di Pilpres masih bersaudara.
"Pilpres bukan segala-galanya, sehingga mengabaikan yang lain. Ya kita
doakan semuanya mendapatkan kebaikan," tuturnya.
Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara mengatakan, selain
memperingati HUT Kemerdekaan RI, tabligh akbar ini diadakan untuk menjaga kondusifitas pasca Pilkada Serentak 2018.
"Kemudian menjaga kondusifitas juga menjelang Asian Games 2018 serta
pengaman Pilpres dan Pileg 2019," terangnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved