Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIDAKNYA 17 alat deteksi dini atau early warning system (EWS) di sepanjang pantai di Cilacap, Jawa Tengah, rusak. Hal itu karena korosi akibat terpaan angin yang membawa titik-titik air laut dan dimakan usia.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Cilacap Tri Komara Sidhy mengatakan bahwa Cilacap memiliki 42 EWS yang tersebar di sepanjang pantai, mulai dari Kecamatan Cilacap Selatan, Kesugihan, Adipala, Binangun, hingga Nusawungu.
"Setiap tanggal 10 dan 25 setiap bulannya, EWS dibunyikan sirinenya untuk mengecek alat tersebut. Dari 42 alat, yang berfungsi sekitar 25 unit," jelas Tri, di Cilacap, Senin (6/8).
Menurut dia, kerusakan terjadi karena korosi akibat terpaan angin laut yang membawa titik-titik air asin. Apalagi, rata-rata peralatan itu
tidak jauh dari laut. Penempatannya di lokasi-lokasi strategis.
"Peralatan ini sangat penting bagi Cilacap karena wilayah setempat merupakan daerah rawan gempa dan tsunami," akunya.
Tri mengungkapkan peralatan tersebut sebagian merupakan bantuan dari Badan Nasional penanggulangan Bencana (BNPB), Pemprov Jateng, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Palang Merah Indonesia (PMI), dan sebagian merupakan pengadaan yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Cilacap.
"Kalau ada alat yang rusak bakal diganti. Hanya saja penggantiannya harus secara bertahap, sebab peralatan cukup mahal sementara anggaran terbatas," imbuh Tri. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved