Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Presiden Batal Buka Pekan Kebudayaan Aceh

Amiruddin Abdullah Reubee
05/8/2018 20:05
Presiden Batal Buka Pekan Kebudayaan Aceh
(MI/Amiruddin Abdullah)

PRESIDEN Joko Widodo batal membuka Pekan Kebudayaan Aceh ke-7 di Stadion Harapan Bangsa Lhoong Raya, Banda Aceh, Minggu (5/8) malam. Kepala negara yang dikabarkan akan meramaikan Pilpres 2019 sebagai calon presiden itu ditenggarai tidak bisa hadir di Aceh karena ada agenda lain di Jakarta.

Tidak diketahui secara jelas jadwal apa hingga sang presiden berhalangan hadir menghibur puluhan ribu rakyat Aceh yang direncanakan memenuhi pelataran Stadion Lhong Raya saat peresmian pembukaan PKA 7 tersebut. Sterilisasi lokasi pembukaan PKA pun urung dilakukan.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Aceh dan panitia pelaksana perhelatan kebudayaan terbesar yang sering digelar lima tahunan itu, melakukan berbagai persiapan menyambut kedatangan orang nomor satu di republik ini. Sesuai rencana sebelumnya, Jokowi diharapkam membuka PKA kali ini hingga membuat pegelaran tersebut lebih meriah dari tahu,-tahun sebelumnya.

Karo Humas dan Protokoler Setda Aceh Rahmad Raden mengatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy membuka PKA ke-7, mewakili Presiden Jokowi.

"Awalnya Pak Menteri hadir mendampingi Pak Presiden. Karena Presiden batal datang, jadi beliau (Mendikbud) yang membuka," kata Rahmad Raden.

PKA merupakan kesempatan terbesar menampilkan dan mempublikasikan kebudayaan Aceh termasuk sejarahnya. Baik itu peninggalan leluhur saat zaman kerajaan Aceh Darussalam atau kebiasaan, tradisi, dan adat istiadat di provinsi ujung barat yang pernah dilanda bencana tsunami itu.

Ada juga serangkaian kegiatan besar yang diikuti oleh provinsi lain di Indonesia, beberapa negara-negara ASEAN, dan negara luar ASEAN.

PKA ke-7 Tahun 2018 diselenggarakan pada 5-15 Agustus. Sedikitnya ada 16 lokasi pagelaran di Banda Aceh, Ibu Kota Provinsi Aceh. Antara lain, di Stadion Harapan Bangsa Lhoong Raya, Lapangan Blang Padang, Taman Ratu Safiatuddin, Anjong Mon Mata kompleks pendopo gubernuran, Hotel Hermes Palace, Pelataran Krueng Aceh, dan di Taman Budaya.

Berikutnya, ada pula kegiatan yang mengambil lokasi di Taman Bustanussalatin, Museum Ali Hasyimi,Pelataran Krueng Lamnyong,  Museum Aceh, Museum Tsunami, Gunongan, AAC Dayan Dawood Darussalam, dan di F KIP Universitas Syiah Kuala. (A-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya