Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Empat Penerbangan di NTT Gagal Mengudara Akibat Cuaca Buruk

Palce Amalo
05/8/2018 18:20
Empat Penerbangan di NTT Gagal Mengudara Akibat Cuaca Buruk
(MI/Palce Amalo)

HUJAN mengguyur Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (5/8) pagi hingga sore, mengakibatkan empat penerbangan dari dan menuju Bandara H Aroeboesman daerah itu lumpuh.

Selain itu, langit Ende tertutup awan tebal hingga mengakibatkan jarak pandang  terbatas. Hujan juga mengguyur wilayah Kabupaten Ngada, Manggarai Timur,  Manggarai, Sumba, Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Pesawat garuda GA 7026 rute Denpasar-Labuan Bajo-Ende-Kupang tidak dapat meneruskan penerbangan dari Labuan Bajo ke Ende. Begitu pula pesawat garuda GA 7027 rute Kupang-Ende yang seharusnya mengangkut 68 penumpang, batal mengudara.

Selanjutnya, pesawat Transnusa 8B-511 rute Kupang-Ende-Bajawa yang mengangkut 53 penumpang juga tidak mengudara, dan pesawat Transnusa 8B 512 rute Bajawa-Ende Kupang gagal berangkat.

"Pesawat dengan nomor penerbangan yang sama akan diberangkatkan besok (Senin, 6/8)," kata staf Humas PT Angkasa Pura 1 Bandara El Tari Ani Oetemusu, di Kupang, NTT, Minggu (5/8).

Menurut Ani, pihak maskapai sudah menyampaikan kondisi tersebut kepada penumpang. Mereka bersedia diberangkatkan pada Senin.

BMKG Stasiun El Tari Kupang kembali mengeluarkan peringatan dini mengenai cuaca buruk di perairan NTT hingga dua hari ke depan. Kecepatan angin berkisar 4-20 knot per jam dan tinggi gelombang  di perairan antara 2,5-4 meter.

Perairan yang perlu diwaspadai karena bergelombang tinggi ialah Selat  Sape mencapai tiga meter, Laut Sawu 3,5 meter, Perairan selatan Kupang  hingga Pulau Rote tiga meter, Selat Sumba empat meter, dan Selat Alor  dua meter.

Prakirawan BMKG Stasiun El Tari Kupang Nanik Tresnawati menyebut hujan mengguyur sejumlah wilayah di NTT sejak Jumat (3/8). Cuaca  buruk dipengaruhi front dingin di Australia. 'Front dingin terjadi  akibat massa udara dingin yang mendesak massa udara panas sehingga terjadi perubahan cuaca, memengaruhi cuaca di NTT,' sebut BMKG. (A-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya