Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Pengadaan Beras Bulog Malang Melambat

Bagus Suryo
05/8/2018 17:55
Pengadaan Beras Bulog Malang Melambat
(ANTARA)

PERUM Bulog Subdivisi Regional Malang, Jawa Timur, menggenjot pengadaan beras pada Agustus ini ditargetkan mencapai 50% dari target tahunan sebanyak 42 ribu ton.

"Realisasi pengadaan Subdivre Malang semester satu  dari target 42 ribu ton sudah tercapai hampir 40%," tegas Kepala Bulog Malang Fachria Latuconsina kepada Media Indonesia, di Malang, Minggu (5/8).

Ia menjelaskan realisasi pengadaan beras pada semester satu sebanyak 16.800 ton tersebut sudah sesuai perencanaan. Hal itu didukung peran mitra kerja yang mempercepat pengadaan di berbagai daerah.

Kendati penyerapan tahun ini dinilai melambat ketimbang periode sama tahun lalu, pihaknya optimistis selama Agustus mampu mencapai 50% pengadaan beras dari target. Sebab sejumlah daerah di Jatim masih banyak yang panen.

Menurutnya, meski saat ini cuaca ekstrem, penyerapan beras dari petani tidak menemui kendala. "Beras yang masuk ke gudang jumlahnya variatif, rata-rata 150 ton per hari," ujarnya.

Sejak awal Agustus, lanjutnya, ada tren positif penyerapan beras terus meningkat sebanyak 200 ton sampai 225 ton per hari dipicu oleh panen di sentra-sentra produksi beras.

Menurut data di Dinas Pertanian Kabupaten Malang, proyeksi panen padi hingga September 2018 diharapkan tercapai 60% dari target 73.547 hektare. Dengan begitu masih banyak peluang hasil panen itu bisa diserap oleh Bulog. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya