Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengingatkan masyarakat mewaspadai gelombang tinggi di perairan.
Tinggi gelombang pada Sabtu (4/8) berkisar antara 2,5-3,5 meter berbahaya bagi kapal nelayan dan armada pelayaran antarpulau. Gelombang tinggi masih berlangsung sampai Minggu (5/8), melanda wilayah perairan NTT bagian selatan hingga barat.
"Tinggi gelombang masih berlangsung sampai Minggu, 5 Agustus tetapi tinggi gelombang di beberapa wilayah perairan mulai berkurang," kata Prakirawan BMKG Stasiun El Tari Kupang Maria Seran.
Tinggi gelombang pada Minggu (5/8) akan berkurang menjadi 2-3,5 meter. Perairan yang diwaspai ialah Laut Sawu, Selat Sumba hingga perairan selatan Pulau Sumba yang memiliki tinggi gelombang sampai tiga meter. Sedangkan tinggi gelombang di perairan Kupang, Rote sampai Laut Timor selatan NTT sekitar dua meter.
Gelombang tinggi yang terjadi di perairan NTT disebabkan swell rambatan gelombang terjadi di wilayah lain. Rambatan gelombang dapat menempuh jarak ribuan kilometer hingga mencapai suatu perairan atau pantai kendati tidak terjadi angin kencang. Saat ini kecepatan angin berkisar 4-20 kilometer per jam.
Sementara itu suhu udara secara umum berkisar antara 13-32 derajat Celsius. Suhu terendah atau 13 derajat celcius terjadi di Ruteng dan Bajawa, dan suhu 17 derajat celcius melanda Borong dan Ende.
Wilayah NTT juga masih diguyur hujan ringan di beberap wilayah seperti di Ende dan Bajawa pada pagi hari, kemudian hujan turun pada siang hari di Ende, Bajawa, Ruteng, dan Borong. Adapun di Sumba hujan ringan turun sejak siang sampai malam. Hujan yang mengguyur daerah itu masih berlangsung sampai Minggu. (A-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved