Headline
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menetapkan hasil rekapitulasi suara tingkat provinsi Pemilihan Gubernur Jatim 2018. Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak bisa dipastikan memenangkan Pilgub Jawa Timur 2018.
Berdasarkan hasil rekapitulasi suara Pilgub tingkat provinsi, paslon nomor 1 itu unggul di 27 kabupaten/kota dengan perolehan 10.465.218 suara atau sebesar 53,55%. Sedangkan, paslon Saifullah Yusuf-Puti Guntur memproleh 9.076.014 suara atau 46,45%.
Pasangan yang didukung Partai Demokrat, Partai NasDem, Partai Amanat Nasional, Partai Hanura, Partai Golkar, dan Partai Persatuan Pembangunan itu unggul di 27 wilayah Jatim, sementara lawannya, Gus Ipul-Puti, menang di 11 wilayah.
Khofifah-Emil unggul Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Ponorogo, Lamongan, Lumajang, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Probolinggo, dan Kota Surabaya.
Gus Ipul-Puti yang didukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Keadilan Sejahtera unggul di Kabupaten Bangkalan, Blitar, Kediri, Madiun, Situbondo, Pasuruan, Malang, Kota Batu, Kota Blitar, Kota Madiun, dan Kota Pasuruan.
Pasangan Gus Ipul-Puti kalah dari Khofifah-Emil dengan selisih 1.389.204 suara atau 7,11%.
Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito, mengesahkan hasil penghitungan suara di 38 kabupaten/kota tersebut.
"Dengan perolehan yang sudah ada, maka hasil rekapitulasi ini dinyatakan sah," kata Eko, sebelum menutup rapat pleno rekapitulasi di Convention Hall Grand City, Surabaya, Sabtu (7/7).
Hasil rekapitulasi itu juga sudah mendapat persetujuan dari saksi masing-masing saksi pasangan calon. Renville Antonio selaku saksi dari Khofifah-Emil mengatakan, hasil ini sama persis dengan penghitungan yang dilakukan tim internal.
"Tidak ada keberatan karena datanya sudah sesuai dengan data yang kami miliki," kata Renville.
Sementara saksi dari Saifullah-Puti, Martin Hamonangan mengaku keberatan atas hasil rekapitulasi. Meski demikian, Musyaffak Rouf yang juga saksi Saifullah-Puti tidak keberatan. Ia pun menandatangani berita acara hasil rekapitulasi yang memenangkan Khofifah-Emil.
"Ini sudah selesai. Ini kemenangan rakyat Jawa Timur," kata Musyaffak. (Medcom/OL-1)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved