Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Gus Ipul Kalah di Jatim karena PDIP Salah Gandeng Teman Koalisi

Intan Yunelia
28/6/2018 10:54
Gus Ipul Kalah di Jatim karena PDIP Salah Gandeng Teman Koalisi
(ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

PDI Perjuangan dinilai salah memilih teman koalisi di Pilakada Jawa Timur. Akibatnya, pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno kandas di hitung cepat.

"Dugaan saya mungkin ada hubungan dengan teman koalisi dalam hal ini PDI Perjuangan berkoalisi dengan PKS di Jatim," kata Pengamat Politik Ray Rangkuti, Kamis (28/6).

Menurutnya, PKS mempunyai hubungan yang kurang baik dengan kalangan Nahdlatul Ulama (NU) yang menjadi basis terbesar di Jawa Timur. Apalagi pascakritikan yang dilemparkan PKS kepada petinggi NU KH Yahya Cholil Staquf.

"Yang terakhir itu menyebabkan kegeraman yang cukup luas di kalangan NU kepada PKS," ucap Ray.

Efek ini diduga berbuntut panjang. Kaum Nahdliyin lalu condong memilih Khofifah yang berlatar belakang NU.

"Kondisi hubungan antara NU dengan PKS lagi tidak sehat. Dugaan saya sementara ada efek dari ketegangan PKS dengan NU yang akhir-akhir ini makin kuat," ujar Ray.

Sebelumnya, Hasil akhir hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyatakan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Listianto Dardak memenangi Pilgub Jawa Timur (Jatim). Pasangan Khofifah-Emil memperoleh 54,22% suara.

Dari hasil akhir hitung cepat, pasangan yang diusung Demokrat, NasDem, Golkar, PPP, dan Hanura itu mengungguli pesaingnya Saifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno yang memperoleh 45,78% suara.

Hasil akhir perhitungan suara LSI ini memiliki margin of error 1,00 persen dengan Voter Turnout (VTO) 64,88% serta persentase data yang diterima sebanyak 94,75%. (Medcom/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya