Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Timses Pasangan Asyik Tegaskan Tunggu Hasil Resmi

Antara
28/6/2018 11:15
Timses Pasangan Asyik Tegaskan Tunggu Hasil Resmi
(ANTARA/Novrian Arbi)

WAKIL Ketua Tim Sukses Asyik (Sudrajat-Ahmad Syaikhu) Imam Budi Hartono menegaskan pihaknya masih menunggu hasil resmi Tim Asyik dan KPU Jawa Barat terkait pemenang dalam Pilkada Jabar 2018.

"Saya melihat beberapa lembaga survei terjadi beberapa kesalahan dalam Pilgub Jabar," kata Imam di Depok, Kamis (28/6).

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut lebih lanjut mengatakan dari data elektabilitas yang dikeluarkan jauh dari hasil real count,

"Kita bayangkan Asyik dikatakan hanya akan memperoleh 7% atau paling besar 12% tapi ternyata 30%, Rindu (Ridwan Kami-UU Ruzhanul Ulum) dan 2DM (Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi) di 40%-an, jauh sekali hanya di 30%-an," ujarnya.

"Mereka seharusnya bisa mempertanggungjawabkan metode ilmiah yang dikatakan hasil elektabilitas tak akan jauh dari hasil pilkada," kata politisi PKS tersebut.

Imam juga mempertanyakan tentang real count klaim margin of error 1% adalah klaim pengalaman survei. Kalau kita hitung secara metologi dengan jumlah TPS Jabar 74.954 dan sampel 400 TPS margin off error-nya adalah 5%.

"Saya lihat dari hasil real count di Kota Depok yang kami dapat, Asyik perolehan suaranya luar biasa di atas 51% untuk Kecamatan Sawangan. Sepertinya tidak akan jauh dari 10 kecamatan lainnya di Kota Depok," kata Imam yang berasal dari Dapil Depok-Bekasi tersebut.      

Imam masih yakin pasangan Asyik menjadi pemenang di Pilgub Jabar,

"Insya Allah, kita akan kawal semua penghitungan se-Jabar agar tidak ada kecurangan," tegasnya.      

Imam juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan pilkada ini berlangsung dengan baik dan aman.

"Khusus pendukung Asyik terima kasih atas segala perjuangannya. Kita tunggu hasil resmi tim Asyik dan KPU Jabar," tegas Imam. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya