Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTANIAN organik metode baru di Desa Marga Mulya, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, mampu menghasilkan gabah hingga 8 ton per hektare. Padahal, sebelumnya, panen padi organik di wilayah ini hanya bisa menghasilkan 3 ton gabah.
Hasil besar yang didapat petani ini membuat Bupati Saifudin Aswari Riva'i mengumpulkan kelompok tani di Lahat untuk menghadiri panen di Marga Mulya, Maret lalu. "Ini adalah bukti bahwa motode pertanian organik adalah solusi yang tepat untuk meningkatkan produksi padi di Lahat," ungkapnya.
Pertanian organik sudah dilakukan petani Marga Mulya sejak tiga musim lalu. Para petani mendapat dukungan dari PT Medco E&P Indonesia dalam bentuk pelatihan dan pendampingan pengolahan tanah. Petani juga dilatih membuat pupuk organik secara mandiri berbahan dasar kotoran hewan, limbah rumah tangga dan tanaman.
Selain itu, Perusahaan juga mengadakan sekolah lapangan untuk mendampingi petani dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman selama satu musim tanam. Kegiatan di Kabupaten Lahat merupakan perluasan dari program pengembangan masyarakat yang telah dilakukan sejak 2008 di wilayah operasional PT Medco di Aceh, Riau, Sumatra Selatan, dan Kalimantan Utara. Metode ini telah diterapkan pada 250 hektare lahan dengan keterlibatan 400 petani.
"Tujuan bisnis kami adalah menyediakan sumber daya energi bagi masyarakat secara berkelanjutan. Kami yakin, tujuan tersebut dapat dicapai dengan menciptakan sinergi antara keberlanjutan usaha dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, kelestarian lingkungan serta kearifan lokal," ujar Hartono Nugroho, Direktur Produksi Medco E&P. (N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved