Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Kekeringan Ekstrem Mulai Landa NTT

Palce Alamo
12/6/2018 18:50
Kekeringan Ekstrem Mulai Landa NTT
(ANTARA)

STASIUN Klimatologi Lasiana Kupang, Nusa Tenggara Timur,melaporkan bencana kekeringan ekstrem mulai terjadi di sejumlah lokasi di empat kabupaten. Kondisi tersebut akibat hujan tidak turun di wilayah tersebut selama lebih dari 60 hari.

"Stasiun klimatologi melakukan monitoring hari tanpa hujan dasarian I Juni 2018, dibagi dalam tiga kategori pendek, sangat panjang, dan
kekeringan ekstrem," kata Kepala Stasiun Klimatologi Kupang Apolinaris Geru lewat rilis kepada wartawan, Selasa (12/6).

Kategori pendek yaitu hujan tidak turun di daerah itu antara 6-10 hari, kategori sangat panjang yaitu hujan tidak turun selama 31-60 hari.
Adapun kekeringan ekstrem yakni hujan lebih dari 60 hari.

Kondisi kekeringan ekstrem, terjadi di Danga, Kabupaten Nagekeo, Wulandoni di  Kabupaten Lembata, Feapopi di Kabupaten Rote Ndao, serta Kanatang dan Kawangu di Kabupaten Sumba Timur.

Menurut Apolinaris, hasil analisa curah hujan dasarian I Juni 2018 pada umumnya wilayah NTT mengalami curah hujan dengan kategori rendah yakni 0-50 milimeter (mm).

Namun, di sebagian kecil wilayah di Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, dan Malaka mengalami curah hujan dengan kategori menengah antara 51-150 mm.

Adapun peta prakiraan peluang curah hujan dasarian II Juni 2018  diperkirakan antara 0-20 mm, sedangkan di sebagian besar wilayah Malaka, sebagian kecil Kabupaten Belu, sebagian Kabupaten Timor Tengah Utara, dan sebagian kecil Manggarai diprakirakan berpeluang hujan antara 21-50 mm sebesar 30-70%. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya