Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
POPULARITAS pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo-Taj Yasin jauh lebih unggul ketimbang rival mereka, Sudirman Said-Ida Fauziah.
Hal tersebut terlihat dalam suvei Alvara Research Center yang dipublikasikan pada Senin (14/5). Kepuasan masyarakat Jawa Tengah terhadap kinerja dan kepemimpinan petahana juga relatif tinggi.
"Jika diperdalam lagi, nama pasangan yang pertama kali disebut ketika siapa pasangan yang dikenal, Ganjar -Taj Yasin disebut pertama kali oleh 93,3% responden, sedang Sudirman-Ida hanya disebut oleh 5,0%," kata CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali kepada pers, di Semarang, Jawa Tengah.
Menurutnya, survei dilakukan 20-30 April 2018 dengan melibatkan 1.000 responden. Riset dilakukan dengan pendekatan kuantitatif metode multi-stage random sampling di 35 kabupaten-kota se-Jawa Tengah. Margin error ditetapkan 3,16% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Ali mengatakan tingkat kepuasan terhadap Ganjar selaku petahana mencapai 85,3%. Kepuasan paling tinggi terdapat pada aspek kebebasan berpendapat (86,6 %), penyediaan listrik (86,5%), dan pelayanan pendidikan (86,4%).
"Namun yang menjadi titik lemah Ganjar adalah stabilitas harga kebutuhan pangan (64,6%), pengentasan rakyat dari kemiskinan (63,5%), dan kesejahteraan tenaga kerja (64,6%)," papar Ali.
Ganjar-Yasin disukai 90,2% responden dan 90,1% di antaranya menganggap mereka layak untuk memimpin Jawa Tengah. Adapun Sudirman-Ida disukai 25,9% responden dan 26,4% menganggap layak menjadi pemimpin Jateng.
Ali mengatakan, survei elektabilitas dilakukan dengan simulasi pertanyaan terbuka dan tertutup. Di pertanyaan terbuka, elektabilitas Ganjar-Yasin mencapai 58,8% jika dibandingkan dengan Sudirman-Ida yang hanya 11,5%. Sementara itu, untuk pertanyaan tertutup, Ganjar-Yasin meraih 57,3% dan Sudirman-Ida 11,7%.
"Raihan ini menunjukkan suara Ganjar-Yasin stabil. Tapi undecided voters (pemegang hak suara yang belum menetapkan pilihan) yang masih tinggi menjadi ceruk suara yang masih bisa dimaksimalkan kedua calon," tutur Ali.
Keunggulan Ganjar-Yasin disokong soliditas pendukungnya yang berjumlah 68,2%. Mereka menegaskan tidak akan mengubah pilihan. Pendukung Sudirman-Ida yang solid pun hanya 60,7%. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved