Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Polisi Temukan Jalan Rusak di Jalur Mudik Lintas Selatan Jabar

Kristiadi
13/5/2018 17:05
Polisi Temukan Jalan Rusak di Jalur Mudik Lintas Selatan Jabar
(MI/Adi Kristiadi)

KEPALA Polres Kota Tasikmalaya, Ajun Komisaris Besar Febry Ma'aruf, melakukan pengecekan arus mudik jalur lintas selatan Jawa Barat, termasuk jalan-jalan alternatif. Dalam pengecekan ditemukan ruas jalan dalam kondisi rusak, penerangan masih kurang, maupun rambu lalu lintas belum terpasang.

"Untuk jalan lintas selatan Jawa Barat-Jawa Tengah telah siap dilalui pemudik menjelang Idul Fitri 1439 H nanti. Namun kami menemukan jalan alternatif dari arah Pamoyanan melalui Pondok Pesantren Suryalaya arah Panumbangan menuju Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, harus diperbaiki termasuk penerangan jalan kurang," tutur Febry, Minggu (13/5).

Febry mengatakan di beberapa titik jalan alternatif rusak. Apalagi di sejumlah jalan terdapat perlintasan kereta api. Meski jalan bisa dilalui, kerusakan yang ada dapat memengaruhi laju kendaraan dan memicu kepadatan dari mulai Kota Tasikmalaya menuju arah Bandung melalui tanjakan atas dan bawah Gentong, Kecamatan Kadipaten.

"Titik kemacetan bisa diprediksi akan terjadi saat gerbong kereta api melintasi jalan, karena di jalur lintas selatan ini terdapat lima perlintasan kereta api mulai Parakan Jengkol, BKL Kecamatan Indihiang, Dawagung Rajapolah dan Ciawi," terang Febry.

Selain itu, Febry mengungkapkan jalur lintas selatan terutama berada di atas dan bawah tanjakan Gentong untuk sekarang ini bisa dilalui dua jalur. Akan tetapi, semua kelangkapan jalan harus secepatnya diperbaiki, terutama penerangan.

Adapun di beberapa titik rawan kemacetan akan disiapkan petugas, terutama di perlintasan KA, Pasar Ciawi, SPBU, pertigaan Pamoyanan, Kecamatan Ciawi, Simpang Lima dan Simpang Jati.

"Kami akan memasang Pos PAM dan Pos Gatur berada di Jalur lintas selatan serta menyiapkan petugas jaga. Libur lebaran selama ini panjang dan akan memengaruhi laju kendaraan dari berbagai daerah yang menggunakan jalan lintas selatan Jawa Barat- Jawa Tengah melalui Jalan Gentong dan jalan alternatif," papar Febry.

Berbagai permasalahan jalur mudik akan dibahas dalam pertemuan lintas sektoral antara pemerintah daerah, dinas perhubungan dan antarpolres mulai dari Garut, Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya.

Endang, 40, warga Desa Sindangherang, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, mengatakan ruas jalan alternatif saat ini belum diperbaiki pemerintah daerah. Panjang ruas jalan tersebut sekitar 10 kilometer dan kondisinya rusak berat.

Akibat jalan rusak, banyak pengendara motor yang menjadi korban.Warga sekitar pun berinisiatif memperbaiki jalan dengan kemampuan seadanya.
 
"Kami melakukan dengan cara inisiatif sendiri, mulai dari meminta sumbangan dari pengguna jalan dan hasilnya sebesar Rp20.000 dibelikan semen sampai memperbaiki jalan yang berlubang. Jika jalan tersebut tidak diperbaiki dipastikan akan memakan korban yang lebih banyak," cetus Endang. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya