Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Mensos : Lereng Merapi Aman untuk Kunjungan Wisata

Agus Utantoro
13/5/2018 14:35
Mensos : Lereng Merapi Aman untuk Kunjungan Wisata
(ANTARA/Andreas Fitri Atmoko)

MENTERI Sosial Idrus Marham menegaskan, wilayah Kabupaten Sleman, khususnya  lereng Merapi dan Daerah Istimewa Yogyakarta, aman untuk dikunjungi meski terjadi erupsi freatik beberapa hari sebelumnya. Di sela-sela kunjungannya di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (12/5) petang, Idrus Marham mempersilakan wisatawan berkunjung ke lereng Merapi.

Dalam kunjungan itu Mensos Idrus Marham yang didampingi Bupati Sleman Sri Purnomo dan Kepala Polres Sleman AKBP M Firman Lukmanul Hakim bersama rombongan BNPB  juga meninjau Bunker Kaliadem yang berjarak beberapa kilometer dari puncak Merapi.
Kesigapan masyarakat Kabupaten Sleman dalam menangani bencana letusan freatik Gunung Merapi menurut dia perlu diapresiasi.

Ia kemudian meminta Pemkab Sleman menularkan upaya mitigasi bencana ke daerah lain. "Sleman dan DIY pada umumnya luar biasa, peristiwa bencana yang pernah terjadi di Yogyakarta bisa memotivasi masyarakat Yogyakarta menumbuhkan kesadaran dan kreativitas untuk mengantisipasi sejak dini," kata Idrus.

Pada kesempatan itu, Mensos juga  mengatakan semua daerah di DIY tergolong rawan bencana, seperti gunung meletus, gempa bumi, longsor, banjir, dan angin puting beliung. Namun dengan pengalaman mitigasi atau penanganan bencana, masyarakat DIY bisa mengatasi hal itu.

"Informasi yang saya terima kalau selama 2018 di DIY telah terjadi sebanyak 32 bencana, dan bencana yang ada cepat diatasi, seperti bencana (letusan freatik) Merapi kemarin. Sekarang situasi dan kondisinya sudah normal," kata Idrus.

Dalam kunjungan ke Sleman, Mensos menyerahkan bantuan kepada Kampung Siaga Bencana (KSB) Desa Umbulharjo berupa 30 paket lauk pauk, tenda gulung 50 paket, masker 500 paket, dan selimut 60 paket. "Nanti jika ada kebutuhan tambahan Kementerian Sosial dan pemerintah siap membantu," katanya. (A-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya