Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

KPU Gelar Debat Kedua Pilwalkot Tegal

Supardji Rasban
08/5/2018 19:30
KPU Gelar Debat Kedua Pilwalkot Tegal
( Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal)

DEBAT terbuka putaran kedua pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal, Jawa Tengah, untuk Pilkada 2018 digelar di Convention Hall Hotel Bahari Inn Jalan DR Wahidin Sudirohusodo Kota Tegal, Senin (7/5) malam.

Debat dengan tema "Menang dengan cara terhormat, membangun Kota Tegal dengan bermartabat, dengan sub tema mengenai ekonomi, sosial, olahraga, budaya dan pendidikan tersebut dipandu oleh moderator Dea Intan Kartika yang juga news anchor CNN Indonesia.

Debat diawali paparan visi dan misi dari mulai paslon nomor 5 Herujito-Sugono, dilanjutkan paslon nomor 4 Habib Ali-Tanty Prasetyoningrum, paslon 3 Dedy Yon-Jumadi, paslon 2 Ghoutsun-Muslih dan Paslon Nomer 1 Nur Sholeh-Wartono.

Paslon nomor 4, Habib Ali-Tanty, menyampaikan program untuk  meningkatkan fasilitas kepada masyarakat terutama ibu dan anak. Mereka komit menjadikan rumah sakit sebagai hotel buat pasien.
     
Paslon nomor 3 Dedy-Jumadi bertekad memberdayakan kesenian dan akan mengadakan pentas seni di Alun-Alun Kota Tegal, setiap bulannya. Paslon nomor 1, Nur Sholeh-Wartono, fokus pada program Keluarga Berencana. Mereka siap meningkatkan efektivitas program.
     
Paslon nomor 2 Ghoutsun-Muslih juga membahas soal program keluarga berencana. "Pertumbuhan penduduk jadi masalah sehingga perlu pendidikan KB pra-nikah. Kemudian, mencegah pernikahan dini dan pasutri disarankan untuk ikut KB," tegas Ghoutsun.
     
Paslon nomor 5 Heru-Gono menyampaikan program untuk pembangunan olahraga. Mereka menilai sarana olahraga di Kota Tegal kurang memenuhi standar.

Heru menyebut, karena sarana yang tidak memadai tersebut Kota Tegal gagal menjadi tuan rumah ajang olahraga di  wilayah Pemprov Jateng. Ia berjanji akan membangun sarana olahraga sesuai standar nasional demi meningkatkan prestasi olahraga.

"Jika terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal, kami juga akan membuat kebijakan program dokter jemput pasien manula dan ibu melahirkan yang tidak mampu, serta program pelayanan tanpa antre," ujar Heru. (A-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya