Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI demo memperingati Hari Buruh Internasional alias May Day yang digelar sejumlah mahasiswa di pertigaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, berakhir ricuh.
Aksi yang semula berjalan tertib, tiba-tiba dikejutkan dengan pelemparan molotov ke arah pos polisi. Polisi yang berjaga tidak berada dalam pos, sehingga tidak menimbulkan korban luka. Namun, sejumlah dokumen yang rusak.
Aksi ini semakin panas, setelah polisi tidak mendekati para pelaku aksi. Massa aksi itu kemudian merusak sejumlah rambu lalu lintas dan membakar ban di titik pertigaan. Sementara api masih membara di dalam pos polisi.
Api yang berangsur-angsur mengecil, ternyata tidak menjadikan massa aksi juga mengendor. Tiba-tiba seorang peserta aksi melemparkan lagi molotov ke arah pos polisi yang telah hangus tersebut.
Tindakan ini mengundang reaksi keras warga yang semula hanya menonton. Warga tanpa dikomando kemudian merangsek memburu pelaku pelemparan. Akibatnya, massa aksi pun bubar berlarian masuk ke kampus UIN Sunan Kalijaga.
Warga yang marah kemudian memburu para peserta aksi yang dianggap mengganggu ketenteraman. Tercatat sekurangnya lima orang pelaku aksi yang berhasil ditangkap warga dan kemudian diserahkan ke polisi.
Tidak berhenti di situ, warga kemudian memburu massa aksi hingga memasuki kampus. Namun polisi kemudian mencegah warga melakukan penyisiran. Hanya saja warga minta polisi menyisir lingkungan kampus.
Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta Brigjen Ahmad Dofiri yang memimpin jalannya pengamanan aksi meminta masyarakat menahan diri dan tidak terpancing dengan tindakan para pelaku aksi.
"Serahkan kepada polisi. Polisi akan menangani dengan baik," kata Kapolda.
Dalam pengamanan itu, Kapolda juga memerintahkan jajarannya bertindak tegas dan terukur. Hingga malam hari ratusan polisi masih berjaga di lokasi untuk menjaga agar semakin kondusif. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved