Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
JALUR mudik lebaran 2018 melalui rute pantura mulai dipetakan. Selain menetapkan tiga ruas jalur mudik, petugas juga memetakan titik rawan kecelakaan dan kemacetan agar dapat diantisipasi.
Jumlah kendaraan pemudik diprediksi meningkat tahun ini hingga mencapai 12,2 juta, terdiri dari kendaraan pribadi roda empat sebanyak 3,72 juta unit dan kendaraan roda dua sebanyak 8,33 juta unit. Selain itu, kendaraan pemudik juga dapat melintas di tiga ruas yakni jalan Tol Trans Jawa Jakarta-Surabaya, jalan nasional baik utara maupun selatan dan jalur alternatif.
Berdasarkan pemantauan Media Indonesia di jalur pantura, Selasa (24/4), persiapan arus mudik terus dilakukan, salah satunya dengan mengebut pembangunan jalan tol Trans Jawa Pemalang-Semarang. Hal itu dilakukan agar ruas tol tersebut dapat dilintasi pemudik sebagai jalur fungsional.
Pertugas tengah melakukan pengecoran lantai dasar terhadap beberapa ruas yang belum selesai dan masih berupa tanah yang dipadatkan serta beberapa jembatan di ruas Batang-Semarang. Kecepatan pengerjaan dinaikkan dua kali lipat dari sebelumnya dan ditargetkan selesai sebelum arus mudik berlangsung.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Royke Lumowa mengatakan jalan tol Trans Jawa mulai Merak, Banten telah tersambung hingga Surabaya, namun beberapa ruas masih merupakan jalur fungsional yakni Pemalang-Semarang sepanjang 113,20 kilometer, Salatiga-Kartosuro sepanjang 32,54 kilometer dan Kertosono-Mojokerto sepanjang 37 kilometer.
Dengan telah siap dilintasinya jalur mudik tersebut, lanjut Royke, tidak berarti semua akan lancar saat arus mudik berlangsung, karena masih banyak daerah rawan macet dan ratusan titik rawan kecelakaan, sehingga dilakukan berbagai antisipasi.
"Kalau dari segi kekuatan pengamanan cukup siap karena disiapkan 157.155 personil dari Polri, TNI, Perhubungan, Kesehatan, Satpol PP, Pramuka dan lainnya," tambahnya.
Berdasarkan pemetaan jalur mudik, ujar Royke, khusus untuk tol terdapat lima titik rawan kemacetan diantaramya Peristirahatan Linggaparma (Tonjong) Kabupaten Brebes, exit Pemalang Timur di Gandulan dan exit Kraprak, Semarang.
"Untuk mengantisipasi maka di jalur tol yang maxoh bersifat fungsional akan di buka beberapa pintu keluar (exit) seperti Batang- Semarang setidaknya ada 2-3 pintu keluar," ksta Royke.
Menurut Royke ada pula kerawanan kemacetan di luar tol, seperti pada jalur pantura akibat adanya pasar tumpah, keramaian dalam kota dan lainnya. Hal itu diantisipasi dengan berbagai upaya rekayasa lalulintas dan kerjasama antar kepolisian di daerah.
Kerawanan lain, lanjutnya, yakni kecelakaan, hasil pemetaan ratusan titik rawan kecelakaan ada di seluruh jalur mudik yakni tol Cipali arah Jakarta pada kilometer 96 sampai 105 dan arah Palimanan dari kilometer 166 sampai 175, di Jawa Tengah ada 108 titik rawan kecelakaan serta 34 titik di wilayah Jawa Barat.
Dengan banyaknya titik rawan tersebut, sehingga perlu kewaspadaan bagi pemudik dan kesiapan penjagaan oleh petugas untuk menekan angka kecelakaan tersebut. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved