Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Batik Air Memohon Maaf

RO
13/3/2018 19:15
Batik Air Memohon Maaf
(ANTARA FOTO/Toyib Mardika)

MANAJEMEN masakapai penerbangan Batik Air meminta maaf kepada penumpang penerbangan rute Manokwari-Sorong karena pesawat tergelincir di ujung Bandara Rendani saat hendak lepas landas. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa tersebut. Meski begitu, perjalanan para penumpang menjadi tertunda.

Pesawat Batik Air bernomor penerbangan ID 6155 dengan rute Bandar Udara Rendani, Manokwari (MKW), menuju Bandar Udara Domine Eduard Osok, Sorong (SOQ), yang sedianya lepas landas pada pukul 12.50 WIT mengalami pembatalan penerbangan.

Pesawat yang melayani penerbangan sejak dari Surabaya itu adalah jenis Airbus 320 CEO dengan registrasi PK–LAJ dan dipiloti oleh Kapten Penerbang Rudy Jaya Sakti. Terdapat 123 penumpang beserta tujuh awak pesawat dalam pesawat tersebut saat hendak berangkat dari Manokwari.

Menurut Corporate Communications Strategy Batik Air Danang Mandala Prihantoro, sewaktu bersiap untuk lepas landas dari Manokwari, pesawat harus memutar arah untuk posisi yang tepat. Saat pesawat berputar, pilot merasakan sesuatu yang tidak lazim dan langsung memberhentikan pesawat untuk meyakinkan keselamatan penumpang dan awak penerbangan.

"Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ban sebelah kanan pesawat keluar dari landas pacu kurang lebih 70 cm, menyebabkan ban masuk atau ambles beberepa sentimeter," terang Danang dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Selasa (13/3).

Baca juga: Batik Air Tergelincir di Manokwari

Danang mengatakan pilot memutuskan untuk mengevakuasi seluruh penumpang beserta awak kabin ke gedung terminal bandar udara dengan baik. Seluruh penumpang dan kru pesawat dalam keadaan selamat.

Pesawat kemudian dievakuasi oleh teknisi Batik Air, pengelola bandar udara, instansi pemerintah dan aparat TNI setempat. Danang memastikan Safety Director of Batik Air akan melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian itu. Dengan demikian diperoleh rekomendasi antisipasi agar dapat kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Batik Air melayani seluruh penumpang sesuai dengan kebutuhan menurut ketentuan dan peraturan yang berlaku, seperti pembatalan penerbangan atau pengembalian dana tiket secara penuh (refund) ataupun yang lainnya," tandas Danang. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya